East Ventures Suntikkan Dana Bagi Pengembangan Katadata.co

Jumat, 17 Agustus 2018 : 17.51
Kantor Katadata.co.id di Jakarta/foto:item
JAKARTA - ​Pendanaan yang dipimpin oleh East Ventures memutuskan untuk menyuntikkan dana bagi pengembangan Katadata.co.id sebagai perusahaan media, data dan riset online di bidang ekonomi dan bisnis.

Sebelumnya, langkah serupa juga dilakukan Emerging Media Opportunity Fund (EMOF) dan Lin Che Wei, seorang analis finansial dan kebijakan publik terkemuka di Indonesia, turut berpartisipasi kembali dalam pendanaan ini.

Co-Founder dan CEO Katadata.co.id Metta Dharmasaputra mengungkapkan, rencananya, dana segar ini akan digunakan perusahaan untuk pengembangan produk dan sistem pengelolaan data dengan memanfaatkan teknologi machine learning.

“Ini merupakan bagian dari langkah lanjutan pengembangan Katadata sebagai media berbasis data atau data driven media,” tutur Metta dalam rilis diperoleh Kabarnusa.com, Jumat (17/8/2018).

Dengan dukungan sistem data tersebut, diharapkan akan dihasilkan berita-berita dan analisis mendalam dengan berbasis data yang mampu membantu para pelaku bisnis, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam pengambilan keputusan.

"Rencananya, produk baru berbasis data ini bisa diluncurkan pada akhir tahun,” Metta menambahkan. Katadata selalu berikhtiar untuk menyajikan informasi ekonomi dan bisnis yang lebih mendalam dengan didukung oleh data dan analisis.

Perusahaan juga berusaha menyajikan konten ekonomi dan bisnis secara sederhana dan menarik, termasuk melalui tampilan visual infografik dan video, agar mudah dipahami publik.

Sejak berdiri pada 2012, konten berita dan infografik yang ditampilkan di website katadata.co.id dan databoks.co.id menjadi referensi bagi para pengambil kebijakan. Beberapa media internasional pun beberapa kali menjadikan konten Katadata sebagai rujukan pemberitaan.

Terkait dukungan dana yang diberikan, Managing Partner East Ventures Willson Cuaca mengungkapkan, fakta bahwa internet memberikan kemudahan di berbagai sektor bisnis adalah pedang bermata dua.

Dengan media digital yang bergerak cepat, banyak liputan berita hari ini tidak benar-benar diperiksa dan diuji fakta kebenarannya, namun tetap tersebar luas. Diperlukan "otoritas berita" yang modern untuk menjembatani kesenjangan antara teknologi saat ini dengan kebutuhan sosial kita akan berita dan laporan yang dapat diandalkan.

"Dengan menggabungkan prinsip-prinsip jurnalistik tradisional dengan metode distribusi berbasis teknologi terbaru, kita dapat mencapai masa depan yang lebih baik," ungkapnya. East Ventures memiliki harapan besar agar Katadata menjadi teladan bagi media berita long-form di Indonesia.

Harapan senada disampaikan salah satu investor awal serta Co-Founder Katadata.co.id, Lin Che Wei​, yang merasa optimistis, suntikan dana baru dari investor awal dan pemodal ventura akan memantapkan posisi Katadata sebagai media digital terdepan di ekonomi dan bisnis yang berbasiskan data.

Selain itu pendanaan ronde ketiga ini dipercaya akan memperkuat struktur permodalan untuk
mempercepat proses digitalisasi, artificial intelligence dan big data Katadata. “Katadata akan dapat menjadi media digital dengan fokus bisnis dan ekonomi yang paling terpercaya di Indonesia”, ujar Che Wei.

Chief Executive Officer MDIF Harlan Mande​l mengaku senang bisa terlibat dalam pendanaan tahap lanjutan untuk Katadata.co.id. Menurutnya, Katadata adalah salah satu perusahaan media paling dinamis di Indonesia.

Dalam amatannya, Katadata memiliki ambisi dan sumber daya manusia berbakat untuk terus tumbuh dan membangun bisnis berdasarkan nilai-nilai kredibilitas, akurasi dan kebenaran. "Prinsip-prinsip itu sejalan dengan misi MDIF. Karena itu, MDIF akan terus mendukung pengembangan yang dilakukan Katadata.co.id,” demikian Harlan​. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi