DSM Bali Ajak Masyarakat Bantu Kebutuhan Obat Korban Gempa Lombok

Selasa, 07 Agustus 2018 : 22.21
DENPASAR - Yayasan Dompet Sosial Madani (DSM) Bali, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk saling berkomunikasi membantu korban terdampak gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Duka menyelimuti bumi NTB, belum lepas trauma gempa Ahad (29/7) berkekuatan 6,4 SR kini Gempa bumi lebih dashyat mengguncang Lombok berkekuatan 7 SR pada pukul 18.46 WIB, Ahad (5/8/2018).

Akibat gempa tersebut, sedikitnya 98 orang meninggal dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Ratusan rumah dan bangunan juga mengalami kerusakan. Atas kondisi tersebut, Yayasan Dompet Sosial Madani (DSM) Bali, mengajak masyarakat Indonesia membantu korban terdampak gempa Lombok, NTB khususnya pengobatan.

“Kami mengajak msyarakat untuk membantu korban gempa di Lombok, salah satu program DSM adalah tanggap bencana, mulai awal gempa yang menimpa lombok kami sudah melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban saudara kita di lombok,” jelas supervisor Fundraising DSM Bali, Taufiq Hidayat.

Hal sama disampaikan Manager program yayasan Dompet Sosial Madani (DSM) Bali, Nur sholeh sejak awal gempa, mereka sudah terjun langsung ke lapangan dan beberapa relawan. Termasuk relawan team medis DSM yang terjun langsung kelapangan untuk membantu korban gempa Lombok.

“Alhamdulillah kita sudah membantu, tercatat bantuan yang sudah kita lakukan sampai saat ini bantuan kesehatan, bantuan air bersih, dan bantuan peralatan mandi, kebutuhan yang paling mendesak sampai saat ini adalah kebutuhan obat-obatan” sambung sholeh.

Melihat kebutuhan yang begitu banyak pasca terjadi gempa bumi Lombok kedua kalinya hari Ahad tanggal 05 Agustus 2018 membuat bertambahnya para korban sehingga kebutuhan obat-obatan dengan jumlah yang banyak.

Pihaknya berterima kasih kepada para donatur yang sudah mempercayakan donasinya kepada DSM. "Semoga Allah membalas dengan rizki yang lebih banyak, besar harapan kami semoga kita terus bisa membantu korban gempa Lombok," harap Soleh. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi