Dievakuasi dari Gili Trawangan, Ratusan Wisman Tiba di Pelabuhan Benoa

Selasa, 07 Agustus 2018 : 17.09
DENPASAR- Ratusan wisatawan asing yang dievakuasi dari Pulau Gili Trawangan Nusa Tenggara Barat dengan menggunakan KM Binaiya dari PT. Pelni tiba di Pelabuhan Benoa, Bali, Senin (6/7/2018) malam.

Petugas Pos TNI AL (Posal) Benoa, Posal jajaran dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar LAntamal V bersama-sama instansi terkait membantu pengamanan dan pelaksanaan evakuasi ratusan wisatawan yang terjebak di Gili Trawangan Lombo.

Kepala Cabang PT Pelni, Dadang Rukmana kapal berkapasitas 970 orang milik keagenan PT Pelni, ini mengalami keterlambatan masuk Pelabuhan Benoa karena saat merapat ke Gili Trawangan Lombok mengangkut atau mengevakuasi wisatawan terjebak pascagempa lombok.

"Wisatawan terdiri wisatawan lokal maupun asing dengan jumlah masih tentatif,"ujar Dadang.

Mengingat kapal tidak bisa sandar sehingga para wisatawan diangkut dari pulau-pulau dengan menggunakan speed boat dinaikan ke kapal KM Binaiya menuju Benoa, Bali.

Sebanyak 417 orang penumpang diturunkan dari KM Binaiya di Pelabuhan Benoa, Bali, Senin (6/8) pukul 23.30 Wita.

Dari total penumpang, 86 orang adalah penumpang dari Gilitrawangan, 86 orang penumpang KM Binaiya yang diturunkan di Pelabuhan Benoa, merupakan wisatawan yang sempat terjebak di Gilitrawangan saat gempa terjadi Lombok, pada Minggu (5/8) malam. 86 terdiri dari 31 WNA dan 55 WNI.

Selanjutnya, pukul 01.20 Wita Selasa dini hari (8/8) tiba kembali di dermaga Bounty Pelabuhan Benoa Bali, KM Bounty Cruise dengan mengevakuasi penumpang dari Gili Trawangan sebanyak 541 orang dan KM. Patagonia sebanyak 190 orang yang terdiri dari Wisman dan Domestic.

Dari para penumpang yang sudah tiba di Pelabuhan Benoa dievakuasi menuju hotel di kawasan Seminyak, Kuta, Uluwatu, Tanjung Benoa dan Ubud dengan menggunakan bus.

Pangkalan TNI AL Denpasar dalam hal ini Pos TNI AL Benoa melaksanakan perbantuan dan pengamanan evakuasi bersama-sama jajaran terkait diantaranya dari TNI AD, Dipolair Polda Bali, Basarnas Bali, BPBD Provinsi Bali, Dirjen Navigasi, Unit Kesehatan Pelabuhan Benoa, Karantina Pelabuhan Benoa saling bersinergi membantu pelaksanaan evakuasi di Pelabuhan Benoa Bali.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Benoa evakuasi wisatawan melalui Pelabuhan Benoa Bali menggunakan beberapa kapal dari Gili Trawangan Lombok NTB. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi