Desa Wisata di Bali Kian Diminati Wisman Eropa dan Amerika

Minggu, 26 Agustus 2018 : 05.54
Gede Sumarjaya Linggih
KARANGASEM - Wisatawan asing seperti Eropa dan Amerika yang berkunjung ke Bali sangat menikmati suasana keindahan masyarakat di Desa Wisata. Anggota Komisi VI DPR RI, Gede Sumarjaya Linggih mengungkapkan, saat ini minat para wisatawan khususnya wisatawan mancanegara cenderung berubah.

"Bukan lagi masalah hotel berbintang, wisman justru mulai tertarik untuk menikmati suasana pedesaan bagaimana aktivitas penduduk serta alamnya," katanya saat menghadiri acara penyerahan rekor muri di Desa Duda Timur, Selat, Karangasem, Sabtu (25/8/2018).

Mereka ingin eksperien, lebih banyak ke kalcer, bagaimana penduduk dan suasana alamnya, karena di luar negeri seperti di Amerika, Eropa dan Rusia tidak ada suasana pedesaan dimana memetik buah kelapa dari pohonnya, buah salak dan lainnya.

Seiring canggihnya perkembangan teknologi yang memudahkan setiap orang mengakses informasi rupanya berdampak cukup besar didalam perindustrian pariwisata. Selain memudahkan promosi, para wisatawan juga bisa mengakses dengan mudah lokasi lokasi wisata yang mereka inginkan bahkan tanpa menggunakan gaid sekalipin.

Kondisi ini sangat berdampak positif terhadap keberadaan Desa Wisata dimana belakangan para wisman condong lebih berminat untuk berwisata ke Desa.

"Era digital potensi desa wisatalah yang bagus dan gampang untuk dipasarkan, tidak lagi susah seperti dulu jika ingin promosi harus buat brosur dengan biaya yang tidak sedikit itupun tidak maksimal," sambungnya

Upaya promosi itu hanya sebatas siapa yang kebetulan baca brosur saja yang tahu. Kini, melalui kecanggihan internet promosi jadi lebih mudah bisa diakses diseluruh dunia siapa saja.

Jika Desa Wisata dikelola dengan benar, setidaknya mampu membuka lapangan pekerjaan serta sektor sektor ekonomi kreatif seperti pengrajin juga mendapat rejeki. Wisatawan diajak menginap nyewa dirumah rumah warga hanya saja yang tetap perlu diperhatikan yakni global prinsipnya.

Dengan begitu, semua orang bisa menjadi pengusaha di Desanya sendiri dengan memiliki satu kamar kosong saja sudah bisa memghasilkan pundi pundi uang, Namun kembali semuanya itu harus diawali dengan membuat semacam perkumpulan atau Pokdarwis agae tidak terjadi permasalahan dikemudian hari.

Pria yang disapa Demer ini, juga menyoroti keberadaan mahasiswa KKN, agar mereka ikut berperan untuk membangkitkan Pariwisata dan jangan hanya sekedar bikin plang jalan. "Kenapa gak coba bangun sitem wisata agar ikut berperan dalam membangkitkan pariwisata," imbuhnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi