BSN Tegaskan Produk Ber-SNI Mampu Bersaing di Pasar Global

Sabtu, 11 Agustus 2018 : 06.09
Pameran RITECH Expo 2018 di Pekanbaru, Riau
PEKANBARU - Produk bersertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi hal paling penting agar produk dalam negeri bisa bersaing di era globalisasi.

Badan Standardisasi Nasional (BSN) merupakan satu-satunya lembaga yang mengeluarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang berlaku secara nasional ikut serta dalam RITECH EXPO 2018 sebagai rangkaian kegiatan memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS).

Dalam kegiatan ini BSN menampilkan beberapa produk yang telah bersertifikasi SNI. Salah satu produk yang dipamerkan adalah produk tisu yang diproduksi salah satu perusahaan swasta nasional, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas.

Produk dihasilkan telah menerapkan beberapa standar sukarela, seperti SNI 6691:2015 kertas multiguna; SNI 0173:2012 kertas tisu muka; SNI 3344:2014 kertas tisu serbet, dan lain sebagainya serta sudah menerapkan standar halal yang sudah diakui dunia.

Sekretaris Utama Badan Standardisasi Nasional (BSN) Puji Winarni yang didampingi Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Humas BSN, Iryana Margahayu mengatakan, produk APP memang layak dijadikan role model yang menjadi inspirasi bagi industri lain untuk menerapkan SNI.

"Saya rasa APP Sinar Mas menjadi role model yang sangat baik karena hampir semua standar yang dibutuhkan oleh customer/buyer mereka penuhi," ujar Puji, Jumat 10 Agustus 2018.

Tidak hanya SNI untuk produknya misalnya Bola Dunia, juga proses lainnya yang mendukung seperti manajemen secara umum dan manajemen lingkungan dan tentunya halal.

Standar lain dikantongi APP Sinar Mas seperti sertifikasi Halal dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), karena adanya kebutuhan pasar terutama negara timur tengah, seperti Arab Saudi.

Sertifikat Halal sebagai jaminan bahwa pemakaian bahan baku hingga proses produksi semuanya terjamin Halal. Perusahaan juga memiliki berbagai sertifikat mutu diantaranya Halal Tissue MUI, ISO 9001, ISO 17025, Komite Akreditasi Nasional (KAN), ISO 9706, Super Brands Malaysia, dan Super Brands Indonesia.

Tak hanya mengejar pada keuntungan bisnis semata, perusahaan peduli dengan masalah lingkungan dengan diterapkannya standardisasi, meliputi: ISO 14001.

Selain itu, Program for Endorfment Forestry Certificate (PEFC ), EU Ecolabel, Taiwan Ecolabel, Ekolabel Indonesia, FDA-Paper, ISO 22000, FDA Tissue Germany, Primaniyarta Award, Green Industry Top Grade (level 5), dan sebagai perusahaan pulp dan kertas pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi Foreign Law Enforcement Governance and Trade (FLEGT).

Pihaknya mengapresiasi penerapan standar yang dilakukan APP Sinar Mas. "Kalau produk kita tidak menerapkan standar di era globalisasi ini, akan sulit bersaing," sambungnya.

Paling tidak harus jeli melihat keunggulan yang dimiliki kompetitor dari luar, misalnya kualitas bagus, kapasitas produksinya yang lebih besar, sumber daya manusianya lebih sedikit, sehingga mereka bisa mengeluarkan produk dengan harga murah.

Juga, bagaimana cara berproduksi secara efisien, ini yang harus kita pelajari dengan baik, ujarnya.
SNI sendiri merupakan satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia, yang dirumuskan oleh Panitia Teknis dan ditetapkan oleh BSN dengan tujuan untuk melindungi masyarakat terkait kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan.

Pentingnya penerapan SNI juga karena menyangkut persaingan lokal maupun global, dan harapannya SNI bisa semakin mendorong ke arah itu. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi