BEM Seluruh Indonesia Desak Pemerintah Segera Tanggulangi Kebakaran Hutan Kalimantan

Selasa, 28 Agustus 2018 : 00.00
JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mendesak pemerintah segera turun tangan menangani kebakaran hutan hebat yang melanda Kalimantan Barat agar tidak menimbulkan dampak lingkungan yang lebih buruk lagi.

Kebakaran hutan kembali terjadi, tidak lama dari kebakaran hutan di Riau kini kebakaran hutan terjadi di Kalimantan Barat.

"Sungguh sangat mengkhawatirkan asap yang ditimbulkan dari kebakaran hampir mendekati ambang batas maksimum dari pencemaran udara sehingga akan berdampak buruk bagi kesehatan warga di daerah Pontianak dan sekitarnya," ujar Kordinator Isu Lingkungan BEM SI Yasir dalam rilis, Senin 27 Agustus 2018.

Pemerintah dinilai lambat dalam proses penganan kebakaran tersebut hal ini dibuktikan dengan penanggulangannya yang belum maksimal disebabkan berabgai faktor dengan luasnya lahan yang terbakar dan kurangnya sarana dan prasarana.

"Saya harapkan kebakaran tersebut dapat ditanggulangi dengan cepat oleh pemerintah," harap Yasir. Dugaan sementara kebakaran hutan terjadi di karenakan musim kemarau yang panjang sehingga BMKG menyebutkan beberapa titik panas di daerah-daerah indonesia.

Namun tidak menutup kemungkinan kebakaran tersebut disebabkan oleh ulah tangan manusia baik disengaja maupun tidak. Karenanya, pemerintah harus membuat tim investigasi dalam proses penyelidikan dan penyidikan terhadap penyebab kebakaran tersebut.

Ketidakstabilan cuaca dan iklim diakibatkan global warming sehingga bumi belakangan ini terasa panas namun hutan yang menjadi paru-paru dunia dieksploitasi tanpa batas demi meraup keuntungan bagi segelintir orang maupun korporasi.

"Dampak yang terjadi akibat global warming dampak kita rasakan salah satunya kebakaran hutan," tuturnya.

Pemerintah harus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan karena pencegahan lebih baik dari pada penanggulangan dan diharapkan pemerintah serius dalam meperbaiki alam yang telah rusak khususnya hutan.

Kebakaran hutan ini merupakan permasalahan yang serius dan menjadi pembeljaran yang berharga bagi pemerintah, agar masalah ini tidak terjadi lagi .

Dampak yang ditimbulkan dari pembakaran maupun kebakaran hutan dan lahan sangat membahayakan, dari segi ekonomi kebakaran hutan yang terjadi di Pontianak menyebabkan terhambatnya distribusi sembako.

"Kami mendesak pemerintah pusat segera menindaklanjuti dan menanggulangi kebakaran hutan, khususnya di Kalimantan Barat," tegasnya lagi. Tuntutan kedua, agar dibentuk tim investigasi pencari fakta untuk mengungkap penyebab kebakaran hutan tersebut apakah ulah manusia atau murni karena panas alam.

"Kami meminta komitmen pemerintah dalam upaya pencegahan agar masalah tersebut tidak terjadi lagi," tutupnya. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi