Angkat Seni Budaya dan Keindahan Alam, Pariwisata Karangasem Mulai Menggeliat

Minggu, 26 Agustus 2018 : 10.35
Media Gahtering digelar Pemkab Karangasem di Beachwalk Kuta, Badung
BADUNG - Erupsi Gunung Agung telah menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat Karangasem setelah sekira 10 bulan dirundung derita kini perlahan sendi-sendi kehidupan masyarakat yang bertumpu sektor pariwisata mulai menggeliat melalui berbagai event kegiatan seperti festival untuk menjaring wisatawan.

Dalam kerangka itulah, Kepemimpinan Kabupaten Karangasem di bawah Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, terus berusaha membangkitkan semangat masyarakat, agar segera berbenah, membangun kembali daerah berjuluk Bumi Lahar itu.

Tekad dan semangat kuat untuk pemulihan, recovery itu terus digaungkan seperti saat Pemkab Karangasem menggelar Media Gathering bertema "Karangasem 1640" di Beachwalk Kuta, Badung, Sabtu 25 Agustus 2018 malam.

Dalam kesempatan itu, Artha menyampaikan, bersama seluruh elemen masyarakat, Pemkab Karangasem tidak mau berlarut dalam kesedihan pascaerupsi Gunung Agung namun terus berbenah melakukan kegiatan bermanfaat mendorong ekonomi daerah.

Banyak kegiatan kepariwisataan bernuansa adat budaya dengan menampilkan potensi, kekayaan alam dan keunikan masyarakat yang dimiliki Kabupaten paling timur di Pulau Bali.

"Karangasem itu merupakan epicentrumnya Bali dan Bali episentrumnya Indonesia, ini tidak bohong bisa dicek ada referensi buku-bukunya," tegas Artha dalam kegiatan yang dihadiri kalangan pelaku dan industri pariwisata Bali itu.

Karena itulah, dengan posisi keberadaan Kabupaten Karangasem yang demikian penting menjadi pusat bagi peradaban masyarakat itulah, terhadap musibah yang terjadi di Karangasem menjadi duka bersama karena memiliki implikasi terhadap kehidupan masyarakat Bali lainnya.

Untuk itu, Dipa mengajak wisatawan dan masyarakat lainnya agar tidak ragu datang kembali menikmati keindahan beberapa obyek wisata yang memiliki keindahan pesona mengagumkan, tidak ditemukan daerah lainnya.

Banyak peninggalan sejarah masa silam Kerajaan Hindu dan masyarakat Bali tersimpan di sejumlah tempat bersejarah di Karangasem dan menjadi salah satu destinasi yang cukup menarik.

Pihaknya berharap, dengan dukungan masyarakat luas dan pemerintah daerah lainnya di Bali, untuk bersama-sama membangu kembali, memulihkan ekonomi daerah, tentunya memiliki arti penting. Dipa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu memberikan perhatian kepada masyarakat Karangasem.

"Ibu Bupati (Mas Sumatri), tidak bisa hadir di tengah-tengah kita, karena ada tugas di Jakarta , beliau menyampaikan pesan kepada semua yang hadir di sini," sambungnya.

Senada dengan Artha, pelaku pariwisata Bali asal Karangasem Ida Bagus Oka Gunartawa menyampaikan, bahwa Karangasem menyimpan pesona kekayaan keindahan alam dan keunikan adat budaya masyarakatnya.

Wisatawan asing cukup banyak berlibur ke Karangasem menikmati berbagai keindahan ditawarkan seperti Pantai Tulamben, beberapa desa wisata, Pura Besakih, Taman-taman lainnya dengan pemandangan menawan.

"Dalam waktu dekat, akan datang rombongan wisatawan asing ke Bukit Surga di Jungutan, Kecamatan Bebandem, mereka ingin menikmati alam tinggal bersama di tengah-tengah penduduk, mereka menyaksikan bagiaman keindahan Gunung Agung dan hamparan pantai selatan Karangasem yang indah dari bukit," imbuh tokoh JCI dan HIPMI Bali itu.

Gunartawa optimis, dengan dukungan semua pihak baik pemerintah daerah, provinsi dan pusat serta kalangan industri pariwisata lainnya, denyut nadi pariwisata Karangasem akan kembali menggeliat sehingga bisa mendorong ekonomi daerah pascaerupsi Gunung Agung. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi