Aktivitas Gunung Agung Pengaruhi Jalur Pelacakan Rute Pejuang Gusti Ngurah Rai

Kamis, 16 Agustus 2018 : 01.00
KARANGASEM - Pelacakan rute perjuangan I Gusti Ngurah Rai yang rutin dilaksanakan setiap setahun sekali menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karangasem terpengaruh oleh aktivitas Gunung Agung.

Dengan status Gunung Agung yang masih berada dilevel III Siaga dengan radius zona bahaya 4 kilometermenjadi perhatian panitia pelacakan terutama dari sisi keamanan para peserta lantaran sebagian besar jalur pelacakan berada diareal zona bahaya Gunung Agung.

Termasuk, apel dan pelepasan peserta pelacakan ini biasanya dilaksanakan di Desa Pemuteran, Rendang, Karangasem namun lantaran faktor tersebutpelepasan para peserta pelacakan dilaksanakan dilapangan Umum Selat, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.

Rute ditempuh peserta melewati jalur jalan aspal dari wilayah Selat menuju titk cam pertama di SMP N 2 Bebandem menuju ke Pura Laga. "Aktivitas Gunung Agung cukup mempengaruhi kegiatan pelacakan tahun ini," jelas Wakil Ketua Panitia Pelacakan, Ni Ketut Puspakumari.

Pihaknya mencari jalur jalan aspal karena pertimbangan keamanan jika terjadi hal darurat maka proses evakuasinya bisa dilakukan lebih cepat.

Jika sebelumnyam jalur dari Pemuteran melewati wilayah Sogra dan Sebudi dan cam pertama berada diwilayah Desa Sebudi tapi karena berada di zona bahaya cam pertama dilaksanakan di SMP N 2 Bebandem.

Tidak hanya itu, Aktivitas Gunung Agung juga mempengaruhi jumlah peserta pelacakan. Ditahun lalu, jumlah peserta sebanyak 40 regu terdiri dari 400 orang namun kali ini peserta yang ikut ambil bagian hanya berjumlah 300 orang yang terdiri dari 30 regu.

"Memang terjadi penurunan jumlah peserta, ini karena beberapa orang tua siswa melarang anaknya ikut pelacakan karena aktivitas Gunung Agung," sambung Kumari.

Sementara itu, dilokasi Apel biasanya dilaksanakan yaitu di Desa Pemuteran, pagi ini dilaksanakan kegiatan matur piuning bahwa lokasi apel dan start pelacakan dilakukan dilokasi lain. Selain itu matur piuning ini juga dilaksanakan agar kegiatan pelacakan kali ini berjalan lancar tanpa hambatan.

Dalam apel dimpin Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, I Nengah Sumardi, Forkompimda beserta kepala OPD.

Bupati Karangasem dalam sambutan dibacakan Wabup Artha Dipa, mengajak seluruh peserta serta masyarakat untuk merenungkan kembali pristiwa heroik yang terjadi pada jaman dulu, betapa gigihnya para pejuang saat itu, mereka rela mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Republik Indonesia.

"Pesan saya berhati hatilah dalam melaksanakan kegiatan ini, pertahankan kekompakan agar bisa selamat sampai tujuan. Sekalipun ini lomba jangan demi mendapatkan juara sampai melukai peserta lainnya," ujarnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi