Temui Presiden Jokowi, KPU Laporkan Hasil Pilkada Serentak dan Kesiapan Pilpres

Kamis, 12 Juli 2018 : 07.15
Presiden Jokowi menerima rombongan KPU di Istana Merdeka/foto: biro pers setpres 
JAKARTA- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman melaporkan hasil Pilkada Serentak 2018 dan kesiapan jajarannya dalam mempersiapkan Pilpres 2019.

Laporan itu disampaikan saat rombongan KPU diterima Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta.

Audiensi ini merupakan permohonan dari KPU guna menjalankan salah satu kewajiban KPU untuk melaporkan tahapan pemilihan umum secara periodik kepada Presiden dan DPR.

"Ini atas permintaan KPU beraudiensi dengan Bapak Presiden untuk memberikan informasi tahapan-tahapan Pemilu dan hasil Pilkada kemarin," ujar Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi, selepas pertemuan pada Rabu, 11 Juli 2018.

Arief menjelaskan, laporan KPU terkait hasil pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara serentak beberapa waktu lalu. Hal itu merupakan kewajiban KPU yang tercantum dalam undang-undang.

"Seluruh tahapan Pilkada Serentak, kita laporkan mulai dari proses pelaksanaan, data pemilih, hambatan, tantangan, termasuk terakhir yang sedang berproses, yaitu sengketa di Mahkamah Konstitusi," kata Arief.

Pihaknya juga melaporkan persiapan yang dilakukan mereka untuk pemilihan legislatif dan presiden di 2019 mendatang.

Disebutkan, soal pemutakhiran data pemilih, pembentukan penyelenggara Pemilu sampai dengan PPLN yang di luar negeri, penyiapan proses pendaftaran bakal calon anggota DPD, DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota, serta persiapan pencalonan presiden dan wakil presiden," tuturnya.

Sejumlah jajaran KPU terlihat hadir dalam pertemuan itu. Di antaranya ada Ketua KPU Arief Budiman, para anggota KPU Ilham Saputran, Hasyim Asy'ari, Pramono Ubaid Tanthowi, Wahyu Setiawan, Viryan, Evi Novida Ginting Nanik dan Sekjen KPU Arif Rahman Hakim.

Turut mendampingi, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi