Presiden Jokowi Sebut Polri Antarkan RI Negara Teraman 10 Besar Dunia

Rabu, 11 Juli 2018 : 22.37
Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan HUT Bhayangkara ke -72 di Istora Senayan/foto:Biro Pers Setpres
JAKARTA- Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya kepada anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia atas kesungguhan yang selalu ditunjukkan saat menjalankan tugas di manapun mereka berada turut menempatkan Indonesia masuk 10 besar sebagai negara teraman di dunia.

Kepala Negara juga memberi apresiasi secara khusus atas tindakan pengamanan Polri sehingga umat Islam di Indonesia dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.

Apresiasi disampaikan Presiden secara langsung saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu, 11 Juli 2018.

"Saya yakin apa yang dilakukan setiap anggota Polri adalah wujud pengabdian terbaik kepada rakyat, kepada bangsa, dan kepada negara," ujarnya.

Ia menyampaikan, dalam sebuah laporan bertajuk "Gallup's 2018 Global Law and Order", Indonesia termasuk ke dalam 10 besar negara teraman di dunia.

Dikatakan, laporan tersebut menempatkan Indonesia berada di posisi ke-9 di atas Denmark, Slovenia, dan Luksemburg. Capaian tersebut merupakan suatu hal yang membanggakan dan harus dipertahankan.

Dalam hal ini, Presiden mengakui dedikasi dan kerja keras Polri yang turut menjadikan Indonesia berada dalam posisi 10 besar itu.

"Sebuah capaian yang membanggakan kita semuanya dan harus kita jaga serta pertahankan. Ini merupakan hasil kerja seluruh elemen bangsa. Di dalamnya tentu ada peran, kerja keras, serta pengabdian dan dedikasi anggota Polri," tuturnya.

Meski demikian, Polri diminta tidak cepat berpuas diri. Apalagi ke depannya Polri akan menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks.

"Ke depan, Polri akan menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks. Tuntutan dan harapan rakyat terhadap Polri semakin meningkat. Terlebih lagi dunia sekarang ini terus berubah, terus berkembang dan bergerak yang membawa ancaman-ancaman baru terhadap situasi keamanan dalam," ucapnya.

Untuk itu, Presiden Jokowi berpesan jajaran Polri tidak pernah lengah dan selalu waspada dalam menjalankan tugas dan menjaga keamanan NKRI. Selain itu, Polri juga diminta agar senantiasa menjalankan perannya dalam menjaga kerukunan dan nilai-nilai kebinekaan.

"Polri harus tetap membangkitkan rasa persaudaraan, menggalang kerukunan dan persatuan antarelemen masyarakat sehingga kita tidak masuk dan terjebak dalam lingkaran permusuhan dan kebencian," ujarnya.

Turut hadir Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Juga tampak hadir, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno serta para menteri Kabinet Kerja. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi