Pengungsi Gunung Agung Keluhkan Jatah Makan Satu Bungkus Nasi

Jumat, 06 Juli 2018 : 00.00
Pengungsi Gunung Agung/dok.
KARANGASEM-  Para pengungsi Gunung Agung asal Dusun Kesimpar, Besakih, Rendang, Karangasem mengeluhkan minimnya jatah makanan yang diterima

Sebanyak 205 pengungsi asal Dusun Kesimpar, Besakih, Rendang, Karangasem sebagian besar merupakan lansia. Mereka mengaku mendapat jatah makanan sekali dalam sehari sejak tiga hari lalu di UPT Pertanian Kecamatan Rendang.

Kordinator pengungsi, I Nyoman Tegteg menuturkan, mereka mendapatkan jatah makanan sekali dalam sehari.

"Itupun baru dibagikan sekitar pukul 15.00 wita dari pihak dapur umum," kata Tegteg kepada wartawan Kamis 5 Mei 2018.

Beruntung, untuk mencukupi kebutuhan makan sehari hari, warga mampu bertahan berkat bantuan logistik sejumlah pihak pribadi.

Hanya saja, tidak jarang, kebanyakan pengungsi membeli makanan dengan bekal seadanya terutama untuk sarapan, sembari menunggu jatah makanan .

"Kami hanya dapat makanan satu bungkus sehari, sisanya kita berusaha sendiri," ujar Tegteg

Staf Ahli Pemerintah Kabupaten Karangasem, I Wayan Sutapa berada di UPT Pertanian terkejut dengan pernyataan para pengungsi yang mengaku mendapat jatah makanan sekali.

Dia beralasan, dari laporan diterima, logistik sudah tersalurkan setiap hari ke posko-posko pengungsi.

Ia mengatakan, Pemerintah Karangasem sudah jelas mengintruksikan agar para pengungsi paling siang pukul 8.00 Wia sudah mendapat makanan  dan dijatah 3 kali sehari.

Dengan keluhan itu, pihaknya akan berkordinasi kembali dengan Dinas Soaial terkait keluhan para pengungsi ini. Sutapa berjanji mencari apa sejatinya kendala sehingga para pengungsi bisa mendapat jatah makanan sesuai yang diintruksikan pemerintah.

"Laporan yang kami terima, logistik sudah disalurkan setiap hari, disini sudah disiagakan dapur umum sesuai instruksi pemerintah, para pengungsi wajib mendapat makanan jam 8 pagi," ujarnya.

Masalah ini, segera ditindaklanjuti dengan berkordinasi dengan Dinas Sosial untuk mengetahui penyebabnya sampai bisa seperti itu.

Ditambahkan, para pengungsi selanjutnya akan memasak secara mandiri tentunya menggunakan logistik yang diberikan oleh pemerintah.

Sutapa berterimakasih atas semua masukan tersebut dan akan menjadi pemerintah agar kedepan bisa lebih baik lagi. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi