Lanal Denpasar Siagakan Personel Bantu Pengungsi Gunung Agung

Kamis, 05 Juli 2018 : 08.14
DENPASAR- Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar Kolonel Laut (P) GB. Oka meminta personelnya di Bali untuk bergerak cepat membantu para pengungsi dan mendirikan Posko di Pos TNI AL Candi Dasa.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar Kolonel Laut (P) GB. Oka meminta personelnya di Bali untuk bergerak cepat membantu para pengungsi dan mendirikan Posko di Pos TNI AL Candi Dasa.

Sebagai titik kumpul dan menyiapkan Rantis serta personel jika dibutuhkan sewaktu – waktu keadaan Gunung Agung mulai meningkat lagi TNI AL siap siaga untuk evakuasi warga.

TNI AL akan menyiapkan kapal jenis LPD (Landing Platform Dock) dan siap digerakkan sewaktu – waktu bila keadaan Gunung tertinggi di Pulau Bali tersebut terjadi peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan,

"TNI AL siap mengevakuasi dengan menggunakan Kapal jenis LPD, jelas Danlanal Denpasar," tegas Kolonel Oka sembari menambahkan, Kapal LPD akan mengevakuasi warga dan wisatawan mancanegara (wisman) dari Bali.

Secara teknis evakuasi wisman akan dilakukan kelokasi terdekat yaitu ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Banyuwangi ataupun Surabaya, Jawa Timur. Proses evakuasi oleh TNI Angkatan Laut akan dilakukan melalui Pelabuhan Benoa, menuju debarkasi dengan jarak terpendek.

Dari data Dinas Pariwisata Provinsi Bali diperkirakan jumlah wisman yang akan dievakuasi jika Gunung Agung mengalami erupsi sebanyak 5.000 jiwa. Jumlah kapal yang disiagakan itu disebut fleksibel, melihat kontijensi yang terjadi dilapangan.

Danlanal mengakui, saat ini Dinas Pariwisata bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia tengah membicarakan kemungkinan penambahan armada kapal untuk proses evakuasi dari Markas Besar TNI Angkatan Laut.

Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan aparat TNI/Polri untuk bisa saling bersinergi, bahu membahu membatu meringankan para korban erupsi Gunung Agung dengan tindakan nyata yaitu dengan terjun langsung kelokasi membantu penduduk di kamp – kamp pengungsian serta membantu evakuasi. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi