Kunjungi Korban Gempa Lombok, Presiden Jokowi Ucapkan Duka Mendalam

Senin, 30 Juli 2018 : 13.20
Presiden Jokowi meninjau lokasi dan korban gempabumi di Kabupaten Lombok Timur, NTB/foto:biro pers setpres
LOMBOK TIMUR- Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban bencana gempa yang mengguncang wilayah Lombok, Bali, dan Sumbawa.

Diketahui Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR mengguncang tiga wilayah itu pada Minggu, 29 Juli 2018, sekira pukul 05.47 WIB.

"Kita ingin mengucapkan duka yang mendalam atas musibah ini, terutama bagi korban yang meninggal, semoga arwahnya diterima di sisi Allah SWT dan diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya," ujar Presiden Jokowi di Lapangan Madayin, Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin (30/7/2018).

Di lokasi tersebut, Presiden Jokowi melakukan peninjauan guna memastikan penanganan bagi para korban gempa berjalan dengan cepat dan baik.

Ia ingin memastikan bahwa bantuan pembangunan rumah korban gempa yang roboh maupun rusak berat akan diberikan secepatnya sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat.

Disebutkan, fasilitas umum, seperti sekolah dan rumah ibadah yang rusak, Presiden memerintahkan Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk segera melakukan perbaikan.

Rumah-rumah yang roboh terutama yang rusak berat masih dalam proses verifikasi di kelurahan dan kecamatan.

"Nanti akan dikeluarkan oleh Pak Gubernur mengenai jumlah semuanya berapa dan segera paling lambat besok pagi, sesuai permintaan dari masyarakat, diberikan uang agar bisa dibangun rumah ini kembali," imbuhnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam peninjauan ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala BNPB Willem Rampangilei dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi.

Diketahui, Minggu, 29 Juli 2018, kemarin, Kepala Negara langsung memimpin rapat terbatas mengenai penanganan dampak bencana gempa begitu mengetahui terjadinya bencana itu. Rapat terbatas digelar di Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Besar. (rhm)


Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi