Jembatan Darurat Rapuh, Warga Karangasem Urug Bekas Gerusan Lahar Hujan

Senin, 30 Juli 2018 : 00.30
KARANGASEM- Warga sekitar jalur penghubung Dusun Geriana Kangin dan Dusun Geriana Kauh Kabupaten Karangasem mengurug bekas gerusan lahar karena khawatir jembatan darurat yang ada kondisinya membahayakan keselamatan.

Selama ini,anak - anak sekolah SMP Negeri 3 Selat merasa hawatir karena saat melintasi jembatan darurat yang terbuat dari kayu dan bambu.

Karena itu, dengan pengurugan yang baru sebatas ditimbun saja, jalan yang dulunya tergerus banjir lahar hujan kini sudah bisa dilalui kendaraan dan akses jalan sudah kembali pulih.

Hanya saja muncul kekhawatiran jika saat intensitas hujan di hulu meningkat banjir akan kembali menyapu jalan tersebut.

Warga khawatir,  upaya pembuatan jembatan darurat seperti sebelumnya akan mengalami kesulitan karena bagian sisi timur dan selatan yang dijadikan sebagai pondasi jembatan sudah dikeruk untuk menimbun bagian yang dalam.

Kepala Desa Duda Utara, Wayan Darmadi menjelaskan, pengurugan dilakukan atas usul warga yang takut melintasi jembatan darurat sebab kondisinya mulai rapuh.

Kebetulan saat ini sedang membuka akses jalan jadi alat berat yang dipergunakan sehingga dipinjam untuk mengurug bagian yang dalam sehingga bisa dilalui kendaraan roda empat.

Sembari menunggu perbaikam dari pemerintah, warga melakukan swadaya agar bisa dilalui kendaraan roda empat.

Kepala Dinas PUPR Karangasem, I Ketut Sedana Merta mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan agar di tahun 2019 bisa dilakukan perbaikan.

"Tahun 2019 kita usulkan perbaikan semoga ada anggaran dan lolos," harap Sedana Merta. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi