FPM Khawatirkan Kebakaran di Pelabuhan Benoa Cemari Lingkungan

Selasa, 10 Juli 2018 : 20.39
DENPASAR- Aktivis lingkungan Forum Peduli Mangrove (FPM) mengkhawatirkan kebakaran hebat yang terjadi di Pelabuhan Benoa Bali bisa berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar.

Diketahui, kebakaran terjadi di pelabuhan Dermaga Barat Teluk Benoa pada Senin (9/7) dinihari pukul 02.00 wita menghanguskan puluhan kapal ikan.

Kebakaran ini tentu berdampak pada pencemaran lingkungan yang ada di sekitarnya,  baik kehidupan biota laut maupun hutan mangrove yang ada di kawasan Teluk Benoa.

“Jangan sampai merugikan hutan Mangrove yang selama ini telah dirawat oleh FPM.  Akibat limbah  yang mencemarkan perairan, keteledoran atau apapun alasannya harus ada yang bertanggung jawab," ujar pendiri FPM Heru Budi Wasesa kepada wartawan baru-baru ini..

Untuk itu, pemerintah dan aparat kepolisian harus bertindak tegas, masyarakat juga harus protes keras.

Ketua Umum Badan Independen Pemantau Pembangunan dan Lingkungan Hidup (BIPPLH), I Komang Gede Subudi juga mengatakan, peristiwa kebakaran itu bisa jadi Karmapala atau hukum sebab akibat atas ketidakjujuran kita terhadap pengelolalaan lingkungan selama ini.

“Jangan sampai ini menjadi karmapala atas politisasi lingkungan hidup yang selama ini terjadi. Kita sering tidak jujur,  berlindung dibalik pelestarian lingkungan. Padahal kita sendiri yang merusak lingkungan,” ucapnya.

Ia meyakini, kebakaran di kawasan Teluk Benoa yang sudah pasti mencemarkan lingkungan yang ada di sekitar kawasan konservasi itu.(rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi