Badung Siapkan Rp14,8 Miliar Benahi Desa Wisata Penarungan

Jumat, 06 Juli 2018 : 08.32
Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra/dok
BADUNG- Pemkab Badung telah Dalama rangka penataan desa wisata di Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi  Pemkab Badung gelontorkan anggaran sekitar Rp 14,8 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra mengakui ada program penataan sejumlah desa yang diproyeksikan menjadi desa wisata, diantaranya Desa Penarungan.

Dikatakan, merujuk Perbup Nomor 47 Tahun 2010 terdapat 11 desa wisata di Badung. Di Kecamatan Petang meliputi Desa Kerta, Petang, Pangsan, Belok Sidan, dan Carangsari.

Di Kecamatan Mengwi ada Desa Baha yang memiliki potensi produk kerajinan, seperti patung ukir, anyaman yang semua merupakan industri rumahan. Kemudian di Desa Munggu, Mengwi, dan Kapal, yang memiliki potensi seni dan budaya.

"Sementara di Kecamatan Abiansemal ada dua desa wisata, Desa Sangeh dan Bongkasa Pertiwi yang masing-masing memiliki potensi objek wisata alam," paparnya.

Penataan diawali dengan upacara Ngeruak di Pura Taman Beji Paluh pada Buda Kliwon Pahang, Rabu (4/7/2018).

“Pengembangan Desa Penarungan untuk jadi desa wisata ini diharapkan akan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” kata I Wayan Suyasa  tokoh masyarakat setempat di sela-sela menghadiri upacara Ngeruak di Pura Taman Beji Paluh.

Untuk penataan dikerjakan PT Tunas Jaya Sanur antara lain jogging track, tempat melukat, serta kolam permandian umum.

Juga disiapkan resort-resort bagi wisatawan yang ingin melakukan kegiatan yoga serta tempat beristirahat. Suyasa berharap melalui penataan ini Badung memiliki ikon pariwisata baru.

Pihaknya optimistis desa wisata Penarungan mampu bersaing dengan desa wisata lainnya, karena memiliki keunikan atau kekhasan.

Wisatawan selain menikmati objek, juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan, misalnya bercocok tanam dan menari.

Direktur PT Tunas Jaya Made Budiatmika mengatakan, proyek pengembangan dan penataan Desa Wisata Penarungan senilai Rp 14,8 miliar. Di antaranya pembangunan gapura dan pintu masuk, penataan pura menjadi tempat penglukatan, permandian umum, penataan drainase dan jogging track sepanjang 1,5 kilometer dan kolam. Proyek dimulai 3 Juli selama 165 hari ke depan. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi