Tokoh Lintas Agama di Bali Hadiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Sabtu, 02 Juni 2018 : 07.48
Buka puasa bersama di kediaman tokoh masyarakat Denpasar I Nyoman Sudiantara
DENPASAR- Potret toleransi antarumat beragama tergambar di kediaman pengacara ternama Bali I Nyoman Sudiantara alias Punglik yang menggelar buka puasa bersama bersama anak-anak Panti Asuhan yang dihadiri pula para tokoh lintas agama.

Puluhan anak yatim dari dua yayasan di Kota Denpasar, tampak bersuka cita saat bertemu dengan teman-temannya dalam acara Buka Puasa Bersama yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni.

Tampak hadir, para tokoh lintas agama baik Islam, Hindu, Kristen, Budha di Denpasar yang mengikuti acara dari awal hingga akhir saat buka puasa bersama dalam suasana santai penuh keakraban.

Demikian juga, turut hadir beberapa orang aktivis pergerakan seperti Wayan Gendo Suardana, Ketua Gerakan Anti Radikalisme (Grak) Bali Nyoman Mardika, JPPRO dan perwakilan dari ormas pemuda dan ormas lainnya seperti NU, GP Ansor Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). Ikatan Warga Jember (IWJ), Flobamora, Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Ikawangi Komunitas Klaten Perantauan Saling Sapa (KKPSS), Bamus Sunda, Arema,

Dari kalangan organisasi mahasiswa nampak PMKRI, GMKI, Pemuda Katolik, KMHDI, Pemuda Muhammadiyah, PMII.

Dalam kesempatan itu, Punglik menyatakan, pihaknya sengaja mengajak anak Panti Asuhan dalam buka puasa untuk berbagi kebahagiaan dan keceriaan di bulan Ramadan.

"Momentum Hari Lahir Pancasila ini, sangat tepat untuk meneguhkan semangat persaudaraan antar umatberagama tanpa memang perbedaan," katanya Jumat 1 Juni 2018.

Nyoman Sudiantara alias Punglik dan keluarga memberikan tali asih kepada puluhan anak yatim
Punglik berharap, kegiatan yang rutin digelar di rumahnya itu, dapat mendorong tumbuhnya kesadaran diantara semua elemen bangsa untuk tetap menjaga nilai-nilai Pancasila dan NKRI.

"Marilah momentum 1 Juni hari lahirnya Pancasila, untuk saling memperkuat, bergandengan tangan bersama seluruh masyarakat menciptakan kedamaian dalam keragaman dan memperkokoh persatuan sebagai anak bangsa," tegasnya.

Acara bertambah semarak dengan berbagai kegiatan lomba untuk anak-anak dengan hadiah hiburan.

Usai melaksanakan salat maghrib berjamaah,  buka puasa bersama ditutup dengan pemberian tali asih kepada semua anak-anak Panti Asuhan sebagai tambahan bekal untuk menyambut hari raya Idul Fitri. (rhm)


Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi