Ratusan Mahasiswa Bali Antusias Simak Perjalanan Hidup Cagub Koster

Selasa, 19 Juni 2018 : 00.30
DENPASAR-Mahasiswa dan kaum millenial di Bali antusias mendengarkan perjalanan suskes hidup calon Gubernur Nomor Urut 1, Wayan Koster.

Diketahui, Koster maju Pilgub bersama calon Wakil Guberur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) menggelar dialog dengan ratusan kaum milenial Kota Denpasar, di Garden Grup, Jalan Tukad Balian, Denpasar, Senin (18/6/2018).

Pada awal dialog yang dihadiri rata-rata mahasiswa itu, Koster menceritakan masa kecilnya yang hidup di bawah garis kemiskinan. Berjuang untuk hidup, dengan tekad yang kuat, Koster akhirnya bisa melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sempat menjadi PNS di Balitbang Depdikbud, dan menjadi dosen, akhirnya Koster terjun ke dunia politik melalui PDI Perjuangan. Tiga periode Koster dipercaya mewakili Bali di DPR RI, dan kini dirinya bertarung untuk berebut kursi Bali 1.

Kisah hidup politisi yang telah melahirkan sejumlah kebijakan nasional ini, didengar dengan tekun oleh peserta.

Dari pelajaran hidupnya tersebut, Koster menilai pentingnya meningkatkan Sumber Daya Manusia ( SDM) Bali utamanya generasi muda, agar memiliki kompetensi dan daya saing dalam menyongsong globalisasi, salah satunya melalui dunia pendidikan.

Hal itu bertujuan agar orang Bali tidak lantas menjadi penonton di rumahnya sendiri, tetapi justru mampu menjadi tuan di rumahnya sendiri.

Menurut Koster, sejatinya manusia Bali secara genetik memiliki keunggulan alami utamanya dalam hal jati diri, integritas dan kreatifitas.

"Orang Bali dikenal punya karakter dan integritas yang kuat. Di kenal ulet, jujur dan nature-nya juga adalah undagi atau kreatif," terangnya.

Maka dari itu, Koster telah merancang program pendidikan yang bersifat menyeluruh. Di mulai dari wajib belajar 12 tahun, sehingga nantinya generasi muda Bali minimal berpendidikan SMA/SMK. Kemudian membangun lebih banyak lagi sekolah unggulan semacam SMA Bali Mandara di beberapa kabupaten.

"Ke depan akan saya bangun semacam SMA Bali Mandara di Karangasem dan Jembrana," ucapnya.

Tak hanya itu saja, pihaknya juga akan memberikan beasiswa pendidikan S1 sampai S3, yang akan bekerjasama dengan sejumlah kampus terbaik di Indonesia.

"Beasiswanya akan dianggarkan dari APBD Provinsi Bali," ujarnya.

Khusus untuk industri kreatif, pihaknya akan membantu mulai dari regulasi, mewadahi dalam organisasi yang dibutuhkan hingga pemasaran produknya.

"Kita juga ingin generasi milenial Bali menjadi wirausaha di bidang industri kreatif hingga mampu menyerap tenaga kerja," tandasnya.

Dengan itu semua, Koster berharap SDM Bali utamanya generasi muda ke depan akan menjadi tuan di rumah sendiri.

"Kita tidak bisa menolak persaingan global yang sudah di depan mata. Tapi dengan kualitas kompetensi dan daya saing, kita akan mampu menjadi tuan di rumah sendiri," tegas Koster. (*)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi