Pertamina Tegaskan Tak Ada Indikasi Kelangkaan LPG 3 Kg di Jembrana

Selasa, 12 Juni 2018 : 17.40
Warga di Jembrana membeli LPG 3 Kg/dok.kabarnusa
DENPASAR-  Sales Executive LPG VIII Pertamina Pemasaran Cabang Bali dan NTB, Rainier Gultom menegaskan sampai saat ini tidak ada indikasi terjadinya kelangkaan LPG  ukuran 3 kilogram di Kabupaten Jembrana.

Hal itu disampaikan Gultom sekaligus bantahan atas kabar adanya kelangkaan elpiji ukuran 3 kilogram di Kabupaten Jembrana, Bali.

Dia berdalih, karena pihaknya telah menambah pasokan 6 persen dari rata-rata konsumsi normal per hari mencapai 630 metrik ton selama masa Ramadhan.

"Tidak ada indikasi kelangkaan di wilayah Jembrana," tegas Gultom dalam siaran persnya Selasa (12/6/2018)

Pihaknya menambah pasokan sebesar 7 persen secara fakultatif per harinya selama 24-26 Mei 2018 untuk mengantisipasi kebutuhan Hari Raya Waisak yang jatuh pada Selasa (29/5) dan Hari Raya Galungan pada Rabu (30/5).

Selain itu, menambah pasokan 5 persen pada Minggu (27/5) untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan menyambut Hari Raya Galungan. Pada Jumat (1/6), saat libur Nasional, Pertamina telah menyalurkan elpiji mini itu sebesar 70 persen dari penyaluran normal.

Disebutkan, periode 2-10 Juni 2018, operasional LPG berjalan normal dengan rata-rata tujuh persen di atas penyaluran normal.

Mengenai kekosongan elpiji 3 kilogram di beberapa pengecer dan warung di Jembrana, Gultom melihat kemungkinan adanya ulah spekulan memanfaatkan momentum hari raya.

"Terdapat indikasi berat, oknum yang bermain, baik untuk menimbun maupun memasok ke pengoplos. Melakukan pembelian tabung secara masif di tingkat pengecer atau eks-pangkalan," tegasnya lagi.

Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jembrana dan aparat untuk segera melakukan inspeksi terkait indikasi tersebut.

Bahkan, BUMN langsung melakukan pasar murah elpiji pada Selasa (12/6), khususnya di wilayah yang terindikasi terjadi kekosongan pasokan.

Pasar murah itu digelar di sejumlah agen yakni di PT Merta Artamagas di Desa Pengambengan, PT Sumilah Indo Jaya Gas di Tegal Badeng Barat dan PT Putra Tarindra di Batuagung juga di agen PT Aman Utama di Kelurahan Gilimanuk, PT Pande Astika Dharma di Tegal Cangkring dan PT Pratama Anugerah Dewata di Medewi.

Hal sama dilakukan pada Kamis (7/6), digelar pasar murah serentak di 57 kecamatan di seluruh kabupaten dan kota di Bali. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi