Panwas Karangasem Optimis Pilgub Bali Aman Tanpa Kecurangan

Selasa, 26 Juni 2018 : 02.00
Apel siaga Panwas Kabupaten Karangasem
AMLAPURA- Ketua Panwaslu Karangasem I Nyoman Triarta menegaskan optimismenya Pemilihan Gubernur Bali akan berjalan aman tanpa kecurangan.

Berkaitan dengan itu, Panwas sudah siap siaga melakukan pengawasan Pilgub Bali yang digelar 27 Juni 2018.

Triarta meminta anak buahnya untuk melakukan pengawasan tanpa padang bulu.

"Kami akan berusaha menekan kecurangan sekecil kecilnya terjadi di Karangasem karena itu adalah tugas Panwas," ujarnya kepada wartawan Senin 25 Juni 2018.

Ia mengakui soal C6 masih cukup rawan. Ini karena ada C6 yang rusak ada yang kosong dan ada juga yang salah kirim.

Seperti C 6 Desa Subagan malah terkirim ke Seraya. Hanya saja ini sudah ditarik lagi dan akan segera dilakukan perbaikan.

Sementara droping sebagian logistic ke kecamatan kecamatan di Karangasem sudah dimulai kemarin dan akan di lanjutkan hari ini.  Sementara itu usai apel Panwas melakukan long march ke kantor Panwas dengan berjalan kaki sejauh 500 meter.

Sementara itu, Apel akbar Panwaslu Karangasem kemarin di hadiri sekitar 1500 orang. Mereka ini adalah Panwaslu Karangasem yang terdiri dari PPL, Panwascam dan Panwas TPS. Panwas TPS sendiri jumlahnya cukup banyak karena satu TPS akan diawasi satu Panwas TPS. Dengan demikian apapun bentuk kecurangan akan terdetaksi.

Selaian itu, mereka ingin berbuat curang juga agar jangan melakukan upaya itu. Karena pengawasan yang akan dilakukan kali ini benar banar maksimal dan all out.

Terkait alat peraga kempanye mestinya sudah turun tanggal 23 Juni lalu. Hanya saja kemarin masih banyak alat peraga yang terpasang di beberapa jalan protokol.

Karena itu, Panwas akan menurunkan tim gabungan untuk menurunkan alat peraga tersebut.

Putu Suardika dari Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga Panwas Karangasem, sesuai kesepakatan yang mestinya menurunkan alat peraga adalah pasangan calon melalui tim sukses atau Parpol pengusungnya.

Tidak hanya baliho, bendera parpol diminta di turunkan atau akan di turunkan paksa tim gabungan. Semua APK yang ada di lokasi umum wajib turun pada masa tenang kali ini.

“Bendera parpol harus turun, ini sesuai kesepakatan rapat lalu,” tambahnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi