Mall Pelayanan Publik Karangasem Beroperasi, Menteri Abnur Minta Perizinan Dipermudah

Sabtu, 23 Juni 2018 : 23.51
Menteri PANRB 
JAKARTA- Manteri Negara Pendayagunaan Aperatur Negara Reformasi dan Birokrasi Dr Asman Abnur berjanji datang secara khusus untuk meresmikan Mall Pelayanan Publik yang di bentuk Pemkab Karangasem.

Peresmian dilakukan dengan penguntingan pita dan penandatanganan prasasti.  Menpan langsung berkeliling ke setiap ruang yang memberikan pelayanan kepada masyarakat Karangasem.

Dia bertanya kepada petugas yang menjaga stand tersebut terkait apa saja pelayanan yang diberikan. Gebrakan Pemkab Karangasem ini mendapar apresiasi dari Menpan. Dalam sambutanya di depan para ASN Menpan minta agar ASN di Karangasem punya jiwa interprener.

“Harus punya jiwa interprener, kalau buat anggaran harus jelas kegunaanya,” ujarnya di depan Bupati IGA Mas Sumatri, Gusti Made Tusan dan juga Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa dan jajaran Opd di Karangasem.

Untuk itu ada laporan kinerja pemerintah di mana Karangasem meraih nilai sudah B gemuk dan tidak lama lagi menjadi double B.

Jika sudah BB maka mentri keuangan akan memberikan intensip sehingga ada tambahan anggaran. Menpan juga mengatakan kalau kinerja OPD itu diukur dari serapan anggaran selaian memang mengekar WTP. Dengan demikian maka manfaat anggaran buat rakyat jadi jelas.

"Jangan sampai banyak program dengan kegiatan yang tidak nyambung," sambungnya..

Seperti perbaikan kesehatan masyarakat kaitanya mestinya pemberian makanan sehat, bukan malah buat kegiataan pengadan lampu penerangan jalan ,” ujarnya memcontohkan. Sehingga kegiatan menjadi tidak nyambung.

Ditanya soal kontraktornya adalah teman OPD tersebut ini, hal itu tidak boleh lagi di lakukan,” ujarnya.

Menpan  meminta  kegiatan study banding jangan sering sering. Kalau sering sebaiknya di potong saja. “Itu sama saja dengan kegiatan mubasir hanya jalan jalan saja paling hasilnya hanya oleh oleh,” bebernya. Karena balik dari study banding jarang bisa diterapkan untuk peningkatan pelayanan.

Selaian punya jiwa intreprener ASN juga punya jiwa hospitality. Men Pan juga mengaku akan terus membenahi sistem rektrutmen PNS. “Sekarang ini tidak gampang jadi PNS…tidak ada lagi jatah jatahan atau titipan,” ujarnya.

Rekrutan yang dilakukan sekarang ini harus sesuai kebutuhan dengan demikian harus ada formasi sesuai kebutuhan daerah bersangkutan.

Dicontohkan, tahun lalu ada 37 ribu formasi yang melamar sampai 2,7 juta orang. “Sekarang ini tidak ada yang bisa membantu jadi PNS kecuali kwalitasnya sekalipun anak Bupati,” tambahnya.

Untuk itu BKD Karangasem diminta menyusul formasi sesuai dengan kebutuhan. Dasar analisanya adalah potensi daerah dan beben kerja. Sehingga rekrutman yang dilakukan benar benar sesuai kebutuhan untuk meningkatkan pelayanan.

Saat ini, Karangasem sedang meningkatkan pelayanan kesehatan karena punya target meningkatkan kwalifikasi rumah sakit Karangasem. untuk itu BKD agar melakukan analisa sesuai kebutuhan tersebut.  lanjutnya kunci sebuah keberhasilan dalam penyelenggaraan Negara adalah kwalitas rekurtman PNS dan juga sistem rekrutman yang bersih.

Pihaknya menegaskan tidak bolah lagi ada ASN yang buka di bidangnya diberikan amanah. “Orang yang menempati pinpinan tinggi harus sesuai kompetensinya, jangan samoai Guru agama jadi Kadis PU,” ujarnya yang langsung di sambut tepuk tangan hadirin. “Ternyata dia timses Bupati,” ujarnya lagi.

Anggaran agar betul betul dipergunakan sesuai manfatnya. Gunakan anggaran yang bermanfaat untuk masyarakat, kurangi seremonial.

PNS sekarang gaji dan tunjanganya sudah diperbaiki. Sekarang sistempensiun juga akan dilakukan perbaikan, sehingga kedepan pension disambut bahagia karena memang bisa membahagiakan. Dengan seperti ini tidak ada alasan lagi ASN bekerja tidak bagus, dan harus lebih professional dari pegawai swasta. Jangan sampai takut tidak kerja karena ada atasan atau karena absen.

Dirinya mengaku kagum dengan gebrakan Pemkab Karangasem dengan membuat MPP. MPP ini kalau di Negara maju itu dikenal dengan public service. Di MPP ini diakui Menpan dapat data melayani sekitar 160 lenih item pelayanan.

 Kedepan agar urus passport bisa di MPP ini. “Nanti saya akan menghadap Menhum Ham agar bisa buat Pasport disini,” ujarnya. karena selama ini warga Karangasem membuat Pasport di Denpasar atau Singaraja dengan jarak yang cukup jauh.

Nantinya ususan Samsat, SKCK dan juga SIM bisa dilakukan di tempat ini. Cukup sekali masuk semua pelayanan bisa di lakukan.

“Semua dipermudah, jangan dibuat bertele tela dan dipersulit,” ujarnya. karena investasi tidak akan mau masuk kelau pelayanan bertela tele dan sulit. “Jangan sampai uusan MPP satu namun nunggu tanda tangan pejabat lima hari….. jangan itu,” ujarnya.

Karena itu ASN jangan pernah berhenti berinovasi dan jangan larut dengan zona nyaman. Pelayanan public seperti ini akan di pertandingkan setiap tahun.

Dia mencontohkan apa yang dilakukan Bupati Teluk Bontone, Papua yang berhasil menjadi juara dunia dalam urusan pelayanan public. Salah satu gebrakanya adalah menekan penyakit Malaria di daerahnya.

“ini berhasil dan dapat juara dunia untuk pelayanan dan baru baru ini menerima penghargaan di Maroko, kedepan saya harap Karangasem bisa menyusul,” harapnya. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi