Lestarikan Adat dan Budaya, Badung Gelar Lomba Utswa Dharma Gita

Selasa, 05 Juni 2018 : 22.13
BADUNG-  Dalam melestarikan dan mengembangkan seni, adat, agama, dan budaya sebagai salah satu prioritas pembangunan Pemkab Badung menunjukkan komitmennya itu salah satunya lewat lomba Utsawa Dharma Gita (UGD)

Lomba UDG diikuti duta dari enam kecamatan di Badung ini dibuka Wakil Bupati I Ketut Suiasa didampingi Sekda I Wayan Adi Arnawa dan Ketua TP PKK Badung Ny Seniasih Giri Prasta, di Wantilan Gedung DPRD Badung, Puspem Badung, Senin (4/6/2018) .

UDG sebagai dasar untuk mengajegkan dan melestarikan sastra-sastra agama Hindu yang telah diwariskan oleh para leluhur. Terlebih saat ini sudah memasuki zaman globalisasi dan digital. Pembukaan ditandai dengan menyalakan blencong.

Wabup Suiasa juga menyerahkan penghargaan kepada pengurus Widya Sabha Kabupaten Badung.

Suiasa sangat mengapresiasi lomba UDG yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan bersama Widya Sabha Badung.

Meningkatkan pengetahuan tentang sastra agama sangatlah penting bagi generasi penerus sebagai penangkal pengaruh negatif di era globalisasi ini.

"Selain sebagai upaya pelestarian sastra dan budaya, UDG juga sebagai upaya membentuk karakter dan mentalitas generasi muda," tutur Suisa.

Pihaknya mengharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin mulai dari tingkat desa dan kecamatan.

Ketua Wadya Sabha Kabupaten Badung I Wayan Rai Sutiyasa, melaporkan  UDG kali ini mengangkat tema Utsawa Dharmagita Pinaka Sarana Ngajegang Sastra Agama Ngulati Jagat Badung Shanti lan Jagadhita. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 6 Juni 2018.

UDG melombakan tujuh bidang, yakni, kidung kategori anak, remaja, dan dewasa campuran. Kekawin remaja dan dewasa purtra putri. Sloka, membaca sloka berpasangan anak, remaja, dewasa berpasangan, menghapal sloka anak dan remaja dewasa putra putri.

Palawakya remaja dan dewasa berpasangan putra putri. Dharma wacana bahasa Bali anak, remaja, dewasa, dharma wacana berbahasa Inggris remaja, dan dewasa putra putri.

Dharma widya/cerdas cermat tingkat SD, SMP, SMA/SMK beregu. Sebelum mengikuti lomba, para peserta telah mendapat pembinaan dari widya sabha, serta pembinaan kepada sekaa shanti di tiap kecamatan. Jumlah peserta masing-masing kecamatan 73 orang dengan total peserta 438 orang.

Pada acara penutupan juga akan dipentaskan kidung lansia campuran dari masing-masing kecamatan. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi