Lestarikan Adat Budaya, Bupati Giri Serahkan Dana Aci Rp 800 Juta

Senin, 25 Juni 2018 : 19.00
BADUNG- Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana aci sebesar Rp. 800 juta untuk mendukung karya ngenteg linggih, mepedudusan agung, mepeselang, medasar caru balik sumpah madya di Pura Puseh lan Puseh, Desa Adat Seseh.

Dalam kegiatan itu, Bupati Giri didampingi Ketua DPRD Badung Putu Parwata di Pura Puseh lan Desa, Desa Adat Seseh, Desa Cemagi Kecamatan Kuta Utara, Minggu (24/6/2018).

Pada upacara yang merupakan rangkaian karya ngenteg linggih, mepedudusan agung, mepeselang, medasar caru balik sumpah madya itu, Bupati menyerahkan dana aci sebesar Rp. 800 juta.

Rangkaian Karya tawur dipuput  Ida Pedanda Taman Timbul Griya Timbul Mengwi, Ida Pedanda Buda Purnawati Griya Buda Keling Denpasar, Jero Gede Senguhu Tambuwasa Griya Lambing Sibangkaja, Ida Rsi Bhagawan Mahacarya Sagening Griya Segening Pemaron, Ida Sira Empu Pande Pemaron Griya Pemaron, Ida Pandita Mpu Ayu Natar Sari Griya Lukluk, serta putru tawur oleh Drs. I Ketut Sudarsana. Karya tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Badung dapil Mengwi I B Alit Arga Patra, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra, Bendesa Adat Seseh I Nyoman Windia, Perbekel Cemagi Si Ketut Wirama, Tokoh masyarakat I Bagus Alit Sucipta.

Dalam laporan Ketua Panitia Made Rinada, diketahui karya ini serangkaian telah rampungnya pembangunan pura puseh desa Seseh.

Pembangunan awal dimulai peletakan batu pertama pada Juli 2016 dan pembangunan selesai dan diresmikan Desember 2017 dengan menelan dana Rp4,1 M lebih.

Sumber dana dari duwe pura serta penggalian dana dari masyarakat Seseh yang berjumlah 96 KK. Upacara tawur balik sumpah madya ini dipuput sebanyak 10 sulinggih.

Sementara puncak karya akan dilaksanakan pada 5 Juli 2018 yang akan dipuput sarwa sadaka 9 (sembilan) sulinggih.

Bupati Giri Prasta menyadari, kebanyakan waktu masyarakat habis untuk melaksanakan adat dan yadnya.

Untuk itu pemerintah selalu hadir ditengah-tengah masyarakat meringankan beban masyarakat, baik itu membantu perbaikan pura maupun dana upakara sehingga masyarakat tidak lagi mengeluarkan dana (meturun).

"Ini sebagai komitmen kami dalam melestarikan seni, adat, agama, tradisi, dan budaya di kabupaten Badung, " katanya.

Dalam meringankan beban masyarakat, sambung Giri Prasta tidak hanya sebatas membantu pembangunan pura, balai banjar dan lainnya, Pemkab Badung juga memberikan program pendidikan dan kesehatan gratis, PBB gratis termasuk wifi gratis.

"Kebutuhan dasar masyarakat sudah pemerintah yang tanggung, sehingga uang yang harus dikeluarkan dapat dikelola di keluarga, dan kami yakin kesejahteraan masyarakat mampu meningkat, "imbuh Bupati Giri. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi