Lanal Denpasar Gagalkan Penyelundupan Ribuan Bibit Lobster ke Luar Negeri

Selasa, 12 Juni 2018 : 08.19
DENPASAR- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar Lantmal V berhasil menggagalkan upaya penyelundupan baby atau bibit lobster ke Luar Negeri. 

Penangkapan pelaku penyelundupan baby lobster terjadi pada hari Sabtu 9 Juni 2018 sekitar pukul 21.00 Wita di sebuah gudang penampungan ikan hias Marine Dewata Sejahtera, Jl. Raya Pemogan, Gg. Padi, Denpasar Selatan.

Penangkapan kali ini berkat kerjasama dan koordinasi yang baik antara personel Lanal Denpasar dengan Dinas Karantina Kelas I Kota Denpasar.

Penangkapan diawali laporan masyarakat kepada personel Lanal Denpasar bahwa pada pukul 12.00 Wita di daerah Sumberkima Singaraja telah dilakukan packing barang mencurigakan yang dilakukan oleh orang tak dikenal.

Diduga barang tersebut adalah bibit lobster yang akan diselundupkan ke Luar Negeri. Dari laporan tersebut dilanjutkan secara berjenjang sampai dengan  Komandan Lanal Denpasar, Kolonel Laut (P) Gusti Bagus Oka Tapayasa, S.E.

Perintah Danlanal Denpasar untuk berkoordinasi dengan Dinas Karantina Kelas I Denpasar segera ditindak lanjuti dengan menyusun rencana operasi penangkapan.

Setelah berkoordinasi dengan Dinas Karantina selanjutnya dibentuk Tim Gabungan yang terdiri dari Petugas Keamanan Lanal Denpasar dan Dinas karantina Kelas I Denpasar untuk melaksanakan operasi penangkapan dibawah kendali Pasintel Lanal Denpasar.

Pada pukul 13.25 Wita, Tim Gabungan menerima informasi bahwa bibit lobster tersebut diangkut bersama ikan hias menggunakan mobil pick up Grand Max warna putih dengan No. Polisi DK 9785 UV untuk dibawa ke gudang penampungan.

Pukul 16:00 Wita Tim Gabungan tiba di daerah sasaran dan selanjutnya melaksanakan pengamatan gudang-gudang ikan di daerah Jl. Pemogan, Gg. Padi,  Denpasar Selatan.

Setelah menunggu lebih dari dua jam,  pada pukul 20.50 Wita Mobil Grandmax warna putih jenis Pick Up Nopol DK 9785 UV melintas di Pemogan.

Tim Gabungan mengikuti mobil pick up dan dari hasil pengamatan mobil yang dikemudikan oleh dua orang masuk kedalam Gg. Padi Pemogan dan berhenti di  sebuah rumah kost disekitar Gudang Ikan.

Pada pukul 21.00 Wita dua  orang pengemudi keluar dari rumah kost  dan pergi menggunakan mobil Grand Max warna putih. Sesaat setelah mobil berjalan, Tim Gabungan segera melaksanakan penyergapan dan penggeledahan mobil

"Hasil penggeledahan ditemukan barang bawaan berjumlah  sembilan box berisi bibit lobster. Bibit tersebut disimpan dalam kantong plastik ikan hias," jelas Danlanal Denpasar Kolonel Oka Senin 11 Juni 2018.

Menurut keterangan petugas Dinas Karantina Kelas I Denpasar bibit lobster tersebut adalah jenis mutiara dan pasir yang mempunyai harga jual tinggi di pasaran Luar Negeri.

Pada saat Tim Gabungan sedang melaksanakan pemeriksaan, salah satu pelaku berhasil meloloskan diri dan saat ini masih dalam proses pengejaran aparat keamanan.

Setelah yakin barang tersebut adalah bibit baby lobster, Tim Gabungan segera mengamankan salah satu pelaku berinisal DW dan barang bukti lainnya berupa sembilan box berisi baby lobsters dan ikan hias untuk dibawa ke kantor Dinas Karantina Kelas I Kota Denpasar.

Dari hasil pengecekan fisik, baby lobster yang berhasil diamankan berjumlah 10.120 ekor dan segera dilepasliarkan di Dermaga P. Serangan hari itu juga agar supaya kelestarian bibit lobster tersebut tetap terjaga. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi