Kunjungi Nusa Penida, Gubernur Pastika Ingatkan Bahaya Penyebaran HIV/Aids

Minggu, 17 Juni 2018 : 22.52
KLUNGKUNG-  Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengingatkan masyarakat Nusa Penida di Kabupaten Klungkung sebagai daerah tujuan pariwisata akan bahaya penyebaran HIV/Aids. 

Selain itu, warga diharapkan bersiap siap serta bersungguh sungguh membangun kesadaran dalam menyongsong kebangkitan dari daerahnya.

Gubernur Pastika saat menggelar simakrama dengan warga Nusa Penida di Wantilan Pura Dalem Peed, Nusa Penida, Klungkung, Kamis (14/6/2018).

Simakrama  dilaksanakan serangkaian kunjungan kerja di Nusa Penida tersebut, Gubernur Pastika menyampaikan bahwasannya dari hari ke hari Nusa Penida mengalami perkembangan yang sangat pesat yang ditandai dengan perkembangan pariwisata yang  signifikan, dimana hal ini memberi dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

Sebagai daerah pariwisata, Gubernur Bali mengingatkan masyarakat Nusa Penida untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan mengingat kebersihan adalah bagian penting dalam pariwisata.

Tumpukan sampah  terutama sampah plastik  tidak hanya akan memberi dampak buruk pada lingkungan sekitar saja namun  sampah plastik yang bersumber dari daratan dapat mencemari  lautan dan memberi citra buruk bagi pariwisata bahari.

Karenanya, Pastika meminta semua pihak untuk bangun kesadaran dan bersungguh sungguh dalam penanganan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

Nusa Penida bisa bagus kalau bersih, kalau mau wisatawan datang maka  jaga kebersihan. Bila perlu hias pulau ini dengan tanaman bunga sehingga akan sejuk dan indah.

"Semua pihak saya minta berperan nyata dalam mewujudkannya. Pemerintah juga  akan terus mendukung pembangunan infrastruktur baik itu jalan, air serta listrik sehingga akan menunjang perkembangan pariwisata Nusa Penida ke arah yang lebih baik, “imbuhnya.

Ditambahkan Pastika, sebagai daerah tujuan pariwisata dunia, masyarakat Nusa Penida juga diminta untuk mewaspadai sisi negatif yang mungkin ditimbulkan oleh pesatnya pariwisata seperti peredaran narkoba serta penyebaran HIV AIDS. Masyarakat baik generasi tua maupun muda diharapkan mewaspadai bahaya tersebut.

Pariwisata yang maju membawa peningkatan kesejahteraan dan lowongan pekerjaan, disisi lain pariwisata juga membawa sisi negatif yang harus kita waspadai. Jangan sampai pulau ini tercoreng dengan narkoba maupun HIV AIDS.

"Mari kita bersungguh sungguh bangun kesadaran  untuk menyongsong kebangkitan Nusa Penida sebagai telor emasnya Bali, “tuturnya.

Dalam simakrama diberikan bantuan sembako kepada 100 lansia yang diserahkan secara simbolis kepada 5 orang lansia oleh Gubernur Pastika.

Seusai menggelar simakrama, rombongan Gubernur Bali juga berkesempatan meninjau program bedah rumah yang terletak di Dusun Jurangaya, Desa Kutampi Atas, Nusa Penida yang merupakan rumah milik pasangan Kadek Widastra (29) dan Kadek Marsini (26) yang tinggal beserta keempat anaknya.

Ditempat yang sama di Dusun Jurangaya, Gubernur dan rombongan juga berkesempatan meninjau Simantri 686 Panca Buana Kerti.

Diakhir kunjungan kerjanya, Gubernur dan rombongan juga meninjau Rumah Sakit Pratama Nusa Penida.

Ia berharap rumah sakit dapat segera memiliki dokter spesialis khususnya dokter spesialis kandungan sehingga dapat membantu ibu-ibu yang akan  melahirkan yang memerlukan tindakan operasi sesar.

Kehadiran rumah sakit Pratama diharapkan akan dapat memberi manfaat nyata dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Nusa Penida. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi