Koster Hadiri Kebulatan Tekad Warga Bugbug dalam Satu Jalur di Pilgub Bali

Jumat, 15 Juni 2018 : 00.00
KARANGASEM- Adat Bugbug, Kecamatan Karangasem, Karangasem, menyatakan solid mendukung pasangan calon yang diusung PDIP, Hanura, PKB, PAN, PPP dan PKPI itu.

Hadir dalam pernyataan kebulatan tekad itu, Calon Gubernur Wayan Koster, didampingi Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Karangasem Gede Dana, anggota Fraksi PDIP DPRD Karangasem, Nyoman Purwa Arsana (kader PDIP), perwakilan partai pengusung dan sejumlah tokoh masyarakat.

Tokoh Masyarakat Desa Adat Bugbug, I Gede Ngurah, mengungkapkan alasan mengapa pihaknya mendukung pasangan calon yang identik dengan warna baju putih dan hitam dalam kertas suara Pilgub Bali tersebut.

"Pak Koster sudah terbukti nyata sumbangsihnya terhadap kepentingan desa di sini, selama beliau menjadi anggota DPR. Di antaranya kita dibantu pembangunan wantilan di Banjar Samuh, seperangkat gong dan 52 beasiswa untuk SMA Jagathita," sebutnya.

Ketua Tim Pemenangan Koster- Ace Karangasem, Gede Dana, membenarkan hal itu. Bahkan, menurut dia, untuk Kabupaten Karangasem ada sekitar
seribu siswa mendapat beasiswa. Beasiswa dari Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) itu diserahkan untuk siswa SD sampai SMA/ SMK.

"Ada sekitar 6 ribu beasiswa yang beliau perjuangkan untuk Bali. Khusus Karangasem mendapat prioritas. Karena keadaan ekonomi sebagian warganya masih menengah ke bawah," bebernya.

Gede Dana menambahkan, Koster sebagai sosok pemimpin Bali yang sangat fokus dalam membangun bidang pendidikan. Ini dibuktikan ketika Koster duduk sebagai anggota Komisi X DPR RI, yang salah satunya membidangi pendidikan.

"Apalagi kalau jadi gubernur. Tentunya akan lebih bagus lagi untuk dunia pendidikan di Bali, khususnya Karangasem. Karena melalui pendidikan, akan mampu meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat kita di sini," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wayan Koster menegaskan komitmennya dalam membangun kualitas pendidikan di kabupaten paling timur Pulau Bali itu.

"Karena melalui pendidikan, tidak hanya untuk mengangkat derajat kesejahteraan masyarakat saja. Tapi juga untuk mengatasi semua permasalahan yang ada di masyarakat," kata Koster.

Adapun sejumlah program yang telah disiapkan Koster-Ace untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Karangasem, di antaranya pendidikan gratis 12 tahun, Akademi Komunitas dan membangun sekolah semacam SMA/SMK Bali Mandara.

"SMA/ SMK yang mirip Bali Mandara itu nanti hanya khusus untuk anak dari Karangasem saja. Semua biayanya gratis," tegasnya.

Sementara untuk bidang lain yang juga sangat dibutuhkan masyarakat Karangasem, Koster akan melanjutkan  program jaminan kesehatan gratis se-Bali yakni Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM).

"Nanti namanya Krama Bali Sehat (KBS). Tapi tanggungannya ditambah, kualitas pelayanannya juga ditingkatkan. Kemudian tiap Puskesmas akan disiapkan dokter spesialis kandungan dan anak," jelasnya.

Di bidang ekonomi dan infrastruktur, Koster akan membangun Pelabuhan Kapal Pesiar di Amed serta mengembangkan kawasan Kubu sebagai destinasi pariwisata seperti di Kuta.

Apalagi Bandara Bali Utara di Buleleng, akan segera direalisasikan sehingga akan menunjang pengembangan pariwisatan di Karangasem.

"Untuk bidang ekonomi, Tiyang akan kembangkan produk lokal Karangasem, seperti arak dan salak, menjadi industri yang menguntungkan," pungkas Koster. (*)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi