ITDC Harapkan Peserta BBTF Kunjungi Mandalika Lombok di 2019

Sabtu, 30 Juni 2018 : 15.01
Penutupan ajang BBTF 2018 di The Nusa Dua, Badung.
BADUNG- Para peserta ajang tahunan Bali Beyond Travel Fair (BBTF) 2018 diundang untuk datang ke kawasan Mandalika Lombok Nusa Tenggara Barat pada tahun 2019 guna lebih mengenal salah satu andalan pariwisata di Indonesia.

Ajang BBTF 2018, dihadiri ribuan pelaku industri pariwisata dari seluruh dunia hadir dalam ajang selama 5 hari 26-30 Juni di BNDCC.

Pihak ITDC sebagai BUMN sektor pariwisata mengundang para delegasi BBTF 2019 berkunjung ke Mandalika Lombok.

The Nusa Dua sebagai tuan rumah even pariwisata terbesar di Indonesia, Jumat (29/06/2018) menjamu para peserta BBTF 2018 bertajuk Farewell Cocktail BBTF 2018.

The Nusa Dua menjadi kawasan elit yang memiliki ribuan kamar dan selalu menjadi tempat even besar intermasional. “Kami ini menjadi bagian kegiatan dan kemajuan pariwisata Indonesia.

"Kami juga ingin mengenal lebih dekat para delegasi dan peserta BBTF,” ujar Direktur Utama Indonesia Tourism Developmen Corporation (ITDC), Abdulbar M. Mansoer saat acara di Agendaz Beach Club The Nusa Dua Jumat 29 Juni 2018 malam.

Menurutnya, even BBTF 2018 merupakan partner yang baik untuk promosi pariwisata. Apalagi tahun ini pasar Thailand dan India ikut tahun ini. Disampaikannya, tahun depan pihak ITDC akan mengundang para peserta BBTF serta industri pariwisata lainya bisa hadir di Mandalika Resort.

“Kami juga berharap untuk menyambut Anda ke Mandalika Resort, tujuan baru kami di Lombok Selatan. Saya percaya Anda telah mendengar banyak tentang Mandalika dan Lombok selama beberapa hari terakhir, mencapai kunjungan 50 ribu saat libur lebaran bertepatan dengan softopening, ” ungkapnya.

Mansoer menegaskan, menjadi sebuah kebanggan memberikan lebih banyak pilihan destinasi seperti Mandalika sebagai beyond Bali.

Mandalika sendiri tahap pertama infrastruktur sudah selesai karena memang bertahap. Beda dengan Nusa Dua yang sudah 20 tahun lebih. Untuk pasilitas hotel merek seperti Pullman tahun depan sudah siap dan lima lagi yang menyusul dan setidaknya akan ada fasilitas 1.500 kamar pada Tahun 2018/2019 mendatang.

“Kita pun akan menggarap pasar MICE dan berencana untuk memiliki tempat yang sama membangun dengan kapasitas yang dapat menampung antara 5,000-7,000 delegasi termasuk kawasan ukm, ” paparnya.

Pemerintah menargetkan 4 tujuan wisata yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo untuk mengakomodasi tren baru pariwisata nomaden, ekowisata serta mengembangkan 10 Tujuan Wisata Bali Baru yang diharapkan akan setara dengan Bali dalam menarik wisatawan asing.

Pada 2019, Kementerian Pariwisata telah menetapkan target untuk mendorong Indonesia agar menjadi 30 negara paling top di dunia (naik 12 peringkat) di antara semua 141 negara di Travel & Tourism Competitive Index (TTCI) oleh World Economic Forum.

Dengan mengamankan posisi di atas peringkat ke-30, kita akan menerima pengakuan global sebagai tujuan terkemuka di dunia. Pariwisata ditakdirkan untuk menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Tahun ini, ada tiga fokus utama untuk kementerian, meliputi; pariwisata digital, mengembangkan program home stay desa wisata dan menciptakan aksesibilitas perjalanan udara lebih besar. Dengan berfokus pada aspek-aspek ini, kita akan memiliki pengaruh yang diperlukan untuk meningkatkan tingkat TTCI.

Sejalan dengan harapan akan masa depan pariwisata Indonesia, BALI & BEYOND TRAVEL FAIR (BBTF) 2018 telah memutuskan untuk mengangkat tema tahun ini “Exploring The Colours of Indonesia”.

BBTF akan mengundang para pakar yang akan membahas peluang, tren oleh wawasan industri serta menyoroti keragaman budaya Indonesia.

Dikenal sebagai Pameran Perjalanan dan Wisata Internasional terkemuka di Indonesia dan secara konsisten terus mendapatkan dukungan dari Kementerian Pariwisata sejak tahun pertama, BBTF mempertemukan sellers dan buyers dalam satu forum setiap tahunnya.

BBTF membawa sellers dan buyers bersama dalam satu wadah dalam acara bergengsi ini setiap tahunnya. Ini adalah tahun ke-5 dari BBTF - acara yang digagas dan diselenggarakan oleh Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dan sampai sekarang, dimana saat ini BBTF masuk menjadi pembahasan akan dijadikan sebagai salah satu pameran Pariwisata yang terpenting di Indonesia.

BBTF 2018 diadakan di pusat pameran dan konvensi terkemuka dan bergengsi dari tanggal 26 - 30 Juni 2018 tepatnya di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) - berada di daerah dekat pantai, dikelilingi oleh banyak hotel internasional bintang lima dan resort yang semua dapat ditempuh dalam jarak berjalan kaki.

Selain itu, BBTF mewakili spektrum pariwisata di semua tingkatan termasuk sektor perhotelan, tur operator atau agen perjalanan, Organisasi Pariwisata Nasional, konvensi dan biro perjalanan, perusahaan teknologi perjalanan, MICE (pertemuan, insentif, konvensi dan pameran) dan perwakilan perusahaan perjalanan juga sebagai tujuan baru regional.  (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi