Gunung Agung Kembali Erupsi, Tim SAR Evakuasi Ratusan Warga

Jumat, 29 Juni 2018 : 07.34
KARANGASEM - Tim SAR gabungan terus membantu proses evakuasi warga di sekitar Gunung Agung Kabupaten Karangasem Bali menyusul terjadinya erupsi pada Kamis 28 Juni 2018.

Secara visual teramati asap berwarna putih tebal sekitar 200 m di atas puncak pada Kamis pagi dengan ketinggian hembusan asap mengalami peningkatan sampai mencapai ketinggian 1500 m di atas puncak hingga sekitar pukul 12:30 WITA dengan disertai abu tipis.

"Seluruh personil maupun Alut telah dipersiapkan untuk mengantisipasi. Tim kami sudah pernah menghadapi kondisi seperti ini, dan kembali terulang erupsi Gunung Agung yang mulai meresahkan masyarakat sekitar, ” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana yang memantau langsung jalannya evakuasi

Ardana menambahkan, sejumlah warga juga mulai melakukan evakuasi mandiri, karena mereka merasa tidak nyaman begitu mendengar suara gemuruh dan tampak asap mengepul dengan terlihat pancaran merah dari puncak gunung.

Data diperoleh tim di lapangan, arah sebaran abu bergerak ke barat dan mulai ada hujan abu tipis di sekitar Desa Puregai (7 km dari puncak).

Sampai Kamis pukul 15:30 WITA, aktivitas hembusan masih berlangsung dengan ketinggian relatif konstan di kisaran 1500 m di atas puncak.  Terjadi peningkatan amplitudo seismik secara cepat dalam 24 jam terakhir. Kegempaan didominasi oleh gempa-gempa permukaan berupa hembusan.

Adanya gempa-gempa ini kemudian menjadi satu membentuk tremor menerus sejak sekitar pukul 12:30 WITA. Dari satelit teramati Hotspot yang mengindikasikan adanya lava panas di permukaan kawah. Lava ini dapat berupa lava lama yang dipanaskan ataupun lava baru yang dikeluarkan pasca erupsi.

Saat ini status Gunung Agung masih Level III (Siaga) dimana masyarakat dihimbau untuk tetap mematuhi rekomendasi PVMBG yaitu untuk tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dari puncak dan untuk menyiapkan masker pelindung untuk mengindari potensi ancaman bahaya abu vulkanik.

Kata dia, data-data ini diperoleh dari PVMBG, pos pantau dan tim di lapangan, jadi dipastikan akurat. Mereka terus mengamati perkembangan kondisi Gunung Agung dan meneruskannya kepada Tim SAR,

"Dipastikan tim SAR gabungan sudah siap jika ada yang membutuhkan bantuan evakuasi. Jadi masyarakat jangan panik, dan mudah terbawa isu-isu yang tidak akurat” tegasnya.

Disebutkan, sejak dini hari sudah tecatat ada 110 warga yang meminta untuk dievakuasi. Sekitar pukul 00.49 Wita tim SAR sudah melakukan evakuasi di Banjar Dinas Sebun Sebudi dan dibawa menuju Banjar Pesangkan dan berjumlah 60 orang.

Kemudian, satu jam berselang kembali dilakukan evakusai 50 warga sebudi yang diantarkan ke Banjar Becingah Desa Duda Barat.  (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi