Denpom IX/3 Denpasar Amankan Tiga Pengguna Narkoba di Tempat Dugem

Minggu, 10 Juni 2018 : 23.10
Petugas menunjukkan barang bukti razia di sejumlah tempat hiburan malam di Denpasar dan Badung
DENPASAR- Polisi Militer dan petugas gabungan yang mendatangi sejumlah tempat hiburan malam (THM) di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung berhasil mengamankan 3 orang positif menggunakan narkoba.

Razia digelar kedua kalinya selama bulan suci Ramadan 1439 H/2018 M dengan nama Ops Gaktib Polisi Militer “Waspada Wira Tombak”.

Dandenpom IX/3 Denpasar Letkol Cpm Harjono Pamungkas Putro mengungkapkanm pelaksanaan Ops Gaktib Polisi Militer kali ini bersandi “Waspada Wira Tombak” berlangsung sepanjang tahun 2018.

"Sasarannya anggota TNI yang kedapatan berada di tempat-tempat terlarang," jelas Harjono kepada wartawan Minggu (10/6/2018).

Dalam operasi itu melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung, Propam Polri, Pomau, Pomal, Satpol PP, juga perwakilan dari Imigrasi Kelas I Denpasar dan Kabupaten Badung,” jelas

Menurut mantan Dandenpom V/2 Mojokerto itu, menegaskan, upaya tersebut semaksimal mungkin untuk menekan adanya angka kejahatan pelanggaran disiplin maupun tindak pidana.

"Kami mengamankan tiga orang yang positif mengonsumsi amfetamin atau narkoba. Kemudian ditindaklanjuti oleh pihak BNNK Badung. Selain beberapa tempat hiburan malam, kami juga menyasar tempat prostitusi di Jalan Danau Tempe, Sanur,” sebutnya.

Kepala BNNK Badung AKBP Ketut Masmini merespon positif sekaligus mengapresiasi gebrakan Dandenpom untuk melaksanakan kegiatan razia gabungan yang menyasar tempat hiburan malam.

“Semoga dari kegiatan ini mampu  menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam, khususnya yang melibatkan anggota TNI maupun Polri juga masyarakat umum. Karena tempat hiburan malam sangat berpotensi terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,’ jelas Masmini.

Guna bersinergi dalam kegiatan tersebut, pihak BNNK Badung nenerjunkan 10 personel dan "rapid test" digunakan secara selektif untuk mendeteksi awal.

Jika ditemukan ada indikasi penyalahgunaan narkoba di tempat atau sasaran yang telah ditetapkan. Hal ini mengindikasikan masih ada peredaran gelap dan penyalahgunan narkoba di tempat hiburan malam.

Dalam operasi ini, personel gabungan berjumlah 52 bergerak dari halaman depan Mako Denpom IX/3 Denpasar, sekitar pk,22.30 Wita.

Setelah mendapat arahan dan petunjuk dari Dandenpom dan Kepala BNNK Badung, rombongan petugas gabungan mendatangi tempat hiburan malam “Motel Mexicola” di Jalan Kayu Jati, Seminyak, Kuta Utara.

Dandenpom IX/3 Denpasar Letkol CPM Harjono Pamungkas Putro dan Kepala BNNK Badung AKBP Ketut Masmini


Kemudian petugas memeriksa sejumlah pengunjung dan karyawan di “Red Ruby”, Jalan Petitenget, Seminyak, Kuta Utara.

Setelah selama sekitar 30 menit melakukan pengecekan kartu identitas dan tes urine, petugas mengamankan Samsul, asal Sulawesi yang menjadi DJ di tempat tersebut, karena positif terindikasi mengkonsumsi zat yang mengandung amfetamin (ekstasi).

Rombongan petugas gabungan lalu bergerak menuju “Bar & Karaoke Blue Star” di Jalan Sidakarya, Denpasar.

Di tempat hiburan malam yang disinyalir sering buka sampai pagi hari itu, petugas berhasil mengamankan 2 orang (Made Duryana asal Denpasar dan Mei Rahmawati asal Banyuwangi) yang setelah dilakukan tes urine, ternyata positif mengkonsumsi zat yang mengandung amfetamin dan keduanya langsung ditangani oleh pihak BNNK Badung.

Petugas kemudian merazia tempat prostitusi di Jalan Danu Tempe, Sanur, dan menjaring beberapa warga sipil yang tidak membawa kartu identitas (KTP), serta seorang yang kepergok mengenakan celana loreng TNI. (rhm)


Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi