Bupati Badung Siap Bantu Pengembangan Desa Wisata di Karangasem

Jumat, 22 Juni 2018 : 06.38
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta berdialog dengan tokoh desa adat di Kabupaten Karangasem 
KARANGASEM- Keberhasilan Kabupaten Badung dalam mengembangkan desa wisata membuat sejumlah desa pekraman di Kabupaten Karangasem tertarik melakukan hal serupa sehingga mengundang Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta untuk berbagi ilmu dan pengalaman

Desa Adat di Karangasem berencana akan mengembangkan desa wisata sebagai pendukung obyek wisata di kabupaten paling timur di Bali itu.

Selain guna membangkitkan taksu Puri Karangasem,  desa wisata ini  juga untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Rencana pengembangan desa wisata tersebut mengemuka  dalam paruman  masyarakat Desa Tegalinggah, Karangasem,  Rabu (20/6) malam.

Paruman  dipimpin Kelihan Banjar Tegal Linggah, I Nyoman Sudanta itu, dihadiri Bendesa Adat Karangasem I Wayan Bagiartha, dan tokoh-tokoh  Puri Karangasem.

Sudanta,  paruman di gelar di  desa Tegal Linggah, karena desa tersebut salah satunya akan dikembangkan untuk  dikembangkan jadi desa wisata.

“Pak Giri Prasta kita undang  karena beberapa Desa di Badung sudah berhasil dikembangkan untuk dijadikan Desa Wisata.  Selain untuk minta masukan kita juga ingin dukungan dari beliau,” ucap Sudanta.

Dalam kesempatan sama, Bendesa Adat Karangasem I Wayan Bagiarta mengatakan,   beberapa desa yang menjadi wilayah Desa Adat  yang dipimpinnya akan dikembangkan desa Wisata yang berporos pada Puri Karangasem.

Salah satu  Desa yang dinilai layak untuk dikembangkan menjadi Desa Wisata adalah Desa Dinas Tegal Linggah. Selain memiliki  panorama bukit yang bagus, wilayah Desa Tegal Linggah juga memiliki sungai yang bagus.

“Keindahan alam ini akan kita padukan dengan tradisi budaya yang ada. Tentunya  desa wisata yang kita kembangkan tetap berporos pada Puri Karangasem,” sambungnya.

Untuk itu, Bagiarta beharap  Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta  bisa membantu, tidak saja dari  konsep desa wisata yang benar dan bantuan  sarana dan prasarana untuk mendukung pasilitas yang ada.

Giri Prasta pun menyambut positif keinginan desa adat di Karangasem.

“Yen ajak  Nyoman (panggilan manja Giri Prasta Red) ten perlu ikan lele ikan mujair, pokone beres,” ucapnya dihadapan 600 orang lebih warga masyarakat Tegal Linggah.

Giri memastikan pengembangan desa wisata itu bukan harapan semu. Ia berjanji segera membentuk tim pengkaji pengembangan Desa Tigal Linggah sebagai desa wisata pendukung Puri Karangasem yang sedang di gagas Desa Adat Karangasem itu.

“Kita akan turunkan tim, setelah itu  baru kita buatkan blue prin terkait pengembangan desa wisata ini,” sambungnya.

Lewat pengembangan desa wisata tersebut, kelestarian Puri Karangasem akan terjaga, karena konsep desa wisata yang dikembangkan Desa Adat Karangasem selain berbasis budaya juga berporos pada Puri Karangasem.

“Saya pastikan untuk membantu,  mulai dari ide penyedian sarana dan prasarana. Pokonya kalau sama Nyoman CGT itu,” demikian Giri. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi