Bentuk Satgas, Pertamina MOR V Pastikan Kelancaran Penyaluran BBM saat Lebaran

Jumat, 01 Juni 2018 : 04.07
Konferensi pers "kesiapan distribusi BBM dan LPG menyambut Idul Fitri" dan buka puasa bersama di Denpasar
DENPASAR- Pertamina Marketing Operation Region V (MOR V) Wilayah Jawa Timur Bali dan Nusa Tenggara membentuk Tim Satgas penyaluran BBM dan LPG Idul Fitri 1439 H yang akan disiagakan melayani masyarakat sejak 30 Mei hingga 28 Juni 2018.

Section Head Communication MOR V  Rico Respati menegaskan, Tim Satgas yang terdiri dari petugas Pertamina juga melibatkan unsur lainnya seperti kepolisian akan bertugas selama 24 jam guna memastikan kelancaran pasokan BBM dan melakukan pengawasan di lapangan.

"Tim Satgas bertugas hingga 28 Juni 2018 dan beroperasi di kantor Pertamina MOR V, seluruh Terminal BBM, Depot LPG Filling Plant hingga Depot Penyaluran Pesawat Udara (DPPU) dengan waktu operasional selama 24 Jam," jelas Rico didampingi Marketing Branch Manager Bali-NTB Doni Indrawan pada konferensi pers "Kesiapan Distribusi BBM &LPG Menyambut Idul Fitri 1439 H" dan buka puasa bersama di Denpasar , Kamis (31/5/2018).

Nantinya, Tim Satgas ini akan terus memantau penyaluran, mengawasi stok BBM dan LPG di setiap SPBU juga Agen LPG, serta mengkordinasikan segala aktivitas distribusi BBM dan LPG bersama Hiswana Migas dan kepolisian setempat.

“Tim Satgas merupakan salah satu bukti komitmen Pertamina terhadap kelancaran pasokan bagi masyarakat khususnya para pemudik selama arus mudik Lebaran," tegasnya lagi.

Mereka akan terbagi dalam beberapa shift kerja sehingga akan selalu ada tim yang bersiaga selama 24 jam.

Mengingat, pola mudik masyarakat saat lebaran nanti beragam jam atau waktu keberangkatan seperti ada yang melakukan perjalanan pagi, siang dan malam hari. "Sehingga petugas siaga 24 jam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menjamin distribusi pasokan BBM, " tegas Rico.

Ditambahkan, kordinasi tim satgas di masing-masing lokasi didukung dengan peninjauan ke lapangan akan menjadi salah satu agenda utama tim tersebut agar masyarakat senantiasa mudah mencari BBM selama perjalanan mudik.

Diprediksikan, puncak arus mudik Idul Fitri 1439 H akan terjadi pada tanggal 9-10 Juni 2018. Konsumsi BBM selama masa Idul Fitri 1439 H di Wilayah Bali diprediksi akan mengalami peningkatan, kecuali solar.

Terjadinya peningkatan konsumsi BBM selama Ramadhan & Idul Fitri 1439 H sebesar Lebaran 728 KL/Hari meningkat dibanding konsumsi normal harian Premium tercatat 602 KL/Hari.

Untuk Pertalite konsumsi normal harian 1.161 KL/Hari sedangkan prediksi Lebaran 1.335 KL/Hari. Untuk Pertamax konsumsi normal harian 716 KL/Hari sedangkan prediksi Lebaran 831 KL/Hari. Konsumsi harian Pertamax Turbo 2 KL/Hari dan prediksi Lebaran 2 KL/Hari.

"Sedangkan pemakaian solar rata-rata menurun saat Lebaran. Hal ini dikarenakan banyak truk-truk besar tak beroperasi," jelas Rico.

Konsumsi normal harian solar tercatat 478 KL/Hari tapi saat Lebaran diprediksi turun jadi
458 KL/Hari.  Dexlite konsumsi normal 38 KL/Hari jadi 37 KL/Hari. Pertamina Dex tetap sama yakni 5 KL/Hari.

Menyingung kebutuhan LPG bersubsidi (3 kg), diprediksi juga meningkat konsumsi rata-rata sebesar 6% dari konsumsi normal sebesar 15.432 Metric Ton (MT) / Bulan menjadi 16.358 MT/Bulan.

Konsumsi LPG Non Subsidi (Bright Gas 5.5 kg, Bright Gas 12 Kg, dan LPG 12 kg) di Bali juga diprediksi mengalami peningkatan menjelang Idul Fitri sebesar 9% dari 574 MT/Bulan menjadi 631 MT/bulan.

Pertamina juga melakukan beberapa langkah intensif mulai dari Built Up stok di storage, agen hingga pangkalan LPG guna menjaga ketersediaan pasokan LPG.  Pertamina membentuk 22 Agen Siaga dan 108 Pangkalan Siaga di Wilayah Bali yang akan beroperasi setiap hari khususnya ketika libur Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Rico menambahkan, perjalanan mudik melalui pesawat udara juga menjadi fokus Pertamina karena pasokan Bahan Bakar Pesawat Udara (Avtur) diperkirakan meningkat signifikan.

Di Wilayah Bali, konsumsi Avtur menjelang Idul Fitri 1439 H diprediksi mencapai angka 2489 KL/Hari atau meningkat 9% dibandingkan konsumsi normal harian sebesar 2267 KL/hari.

Guna menjaga ketersediaan avtur, langkah antisipasi Pertamina dengan memastikan kesiapan operasional Bridger dan AMT, pemeriksaan seluruh sarana dan fasilitas serta stocking material yang dibutuhkan di DPPU, serta menjaga availability jumlah kendaraan hydrant dispense dan refueller sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Pertamina MOR V berkomitmen memastikan ketersediaan BBM dan LPG di Wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri 1439 H dengan penuh kelancaran.

Masyarakat juga dapat berperan aktif dalam memberikan saran, masukan maupun aduan melalui contact center Pertamina di nomor telepon 1-500-000 atau ke posko satgas MOR V di 031-8492400 serta melalui email ke pcc@pertamina.com. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi