Rute Baru Wings Air Kupang-Lombok Dorong Pengembangan Pariwisata NTT

Selasa, 29 Mei 2018 : 12.15
Wings Air/dok.
KUPANG- Rute penerbangan baru Wings Air menghubungkan Kupang, di Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan berkontibusi positif bagi pengembangan destinasi pariwasata khususnya di NTT.

Wings Ais yang tergabung dalam Lion Air Group resmi membuka rute penerbangan Jumat 25 Mei 2018, menggunakan pesawat terbaru turboprop tipe ATR 72-600 yang berkapasitas 70 penumpang.

"Rute penerbangan ini sangat memberi dampak baik bagi upaya pemerintah mengembangkan destinasi dan potensi wisata dua daerah khususnya di provinsi NTT," kata Asisten III Sekretariat Provinsi Nusa Tenggara Timur Stef Ratu Oedju.

Sejak NTT dijadikan sebagai salah satu 'Bali baru', kunjungan wisata nasional dan mancanegara, semakin meningkat. Baik Pemerintah NTT dan pemerintah pusat terus mendorong seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mendorong terbuka luasnya akses wisatawan ke daerah destinasi yang ada.  Salah satunya dilakukan maskapai penerbangan nasional.

"Dan kami patut memberi apresiasi kepada Wings Air yang membuka rute baru Kupang-Lombok ini," katanya menegaskan.

Adanya jalur baru Kupang-Lombok ini, bisa membuka akses konseksi para wisatawan di Lombok untuk ke Kupang dan menikmati seluruh destinasi di 21 kabupaten dan kota provinsi selaksa nusa itu.

Sebaliknya, wisatawan dari Kupang-NTT bisa langsung ke Lombok-NTB. Dengan demikian, maka tentu akan ada dampak baik bagi upaya pengembangan kunjungan wisatawan di NTT ada umumnya.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT itu, menyebutkan, kunjungan wisatawan ke provinsi itu terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Data menunjukan kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik periode 2013 hingga 2016 mengalami pertumbuhan yang membaik. Total kunjungan wisatawan pada 2013 berjumlah 425.440 orang, yaitu terdiri dari wisatawan mancanegara berjumlah 78.677 orang dan wisatawan domestik 346.763 orang.

Kemudian, pada 2016, angka kunjungan meningkat menjadi 745.851 orang atau wisatawan mancanegara berjumlah 133.784 orang dan wisatawan domestik 612.067 orang. "Atau terjadi peningkatan sebesar 10 persen hingga 15 persen," kata Stef.

Selain tingkat kunjungan, lama tinggal wisatawan juga kian hari kian bertambah. Rata-taa lama tinggal wisatawan di NTT mencapai 1,8 hari dan terus naik menjadi 2,75 hari bahkan sudah mencapai lebioh dari 3 hari.

Tentunya Pemerintah NTT juga terus membenah sejumlah potensi wisata yang ada dan perbanyak event wisata melalui festival budaya sehingga menjadi destinasi unggulan menuju 'New Tourism Territory' (NTT).

Kepala Kantor Lion Air Kupang Rinus Zebua
Sementara, Kepala Kantor Lion Air Kupang, Rinus Zebua mengatakan, untuk konektivitas Lion Air Group dari Kupang ke Lombok akan semakin memperkuat jaringan penerbangan yang sudah beroperasi eksis yaitu Kupang menuju Denpasar, Solo, Surabaya, Labuan Bajo, Atambua, Alor, Bajawa, Ende, Tambolaka, Larantuka, Maumere, Rote dan Waingapu.

Rute Kupang menuju Lombok telah memperluas jaringan Lion Air Group yang kini memiliki 12 tujuan ke berbagai rute domestik antara lain Lombok Praya ke Jakarta via Soekarno-Hatta Cengkareng dan Jakarta Halim Perdanakusuma, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Makassar, Denpasar, Semarang, Sumbawa, Bima serta Bandung.

Dibukanya akses transportasi udara langsung Kupang ke Lombok pergi pulang (PP) ini sejalan permintaan pasar perjalanan dari kedua destinasi tersebut yang menunjukkan pertumbuhan pergerakan penumpang cukup signifikan.

“Kami berharap dengan rute langsung ini dapat berkontribusi besar bagi kemudahan para pelanggan dalam melakukan perjalanan bersama Wings Air, seperti untuk keperluan wisata, keluarga, maupun bisnis,” katanya.

General Manager PT Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Praya Lombok I Gusti Ngurah Ardita mengatakan penerbangan Kupang-Lombok sangat tepat untuk membangun pariwisata di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Sebelum pembukaan rute ini, penerbangan dari Kupang ke Lombok maupun Lombok-Kupang harus melewati Denpasar atau Surabaya.

Sekarang, jarak dua provinsi bertetangga ini menjadi lebih dekat. Wisatawan dari Lombok lebih mudah  berkunjung ke sejumlah lokasi wisata di Nusa Tenggara Timur seperti Pulau Komodo di Labuan Bajo Flores dan Danau Kelimutu di Ende dan sejumlah destinasi lain di NTT. (arh)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi