Pergerakan Pesawat dan Penumpang di Bandara Ngurah Rai Alami Peningkatan

Kamis, 03 Mei 2018 : 00.00
Kepala BPS Bali Adi Nugroho/dok.
DENPASAR- Bandara Ngurah Rai selama Februari 2018 memberangkatkan 2.774 unit penerbangan pesawat berbadan lebar ke berbagai negara meningkat 84 unit atau sekitar 3,12 persen dibandingkan Januari 2018 (m to m) yang tercatat mencapai 2.690 unit.

"Jumlah penumpang meningkat 59.500 orang atau 14,88 persen, yaitu dari 399.894 orang pada Januari 2018 menjadi 459.394 orang selama Februari 2018," sebut Kepala BPS Bali Adi Nugroho saat pemaparan Berita Resmi Statistik, di Denpasar Rabu (2/5/2018).

Sejalan keberangkatan pesawat dan jumlah penumpangnya, angkutan bagasi dan barang ke berbagai negara tujuan juga meningkat. Tercatat jumlah angkutan bagasi sebesar 0,17 juta ton atau naik 2,66 persen dari 6,59 juta ton pada Januari 2018, menjadi 6,76 juta ton selama Februari 2018.

Data rilis, keberangkatan ratusan pesawat dari Bali tersebut dengan tujuan sepuluh negara utama yakni Australia, Malaysia, Singapura, Tiongkok, Thailand, Hong Kong, Qatar, Jepang, Korea Selatan dan Philipina.

Dibanding bulan sebelumnya keberangkatan pesawat tujuan Tiongkok meningkat 275,0 persen, Philipina 9,84 persen, Hongkong 6,60 persen, sementara 7 tujuan utama lainnya mengalarni penurunan. Contohnya Thailand menurun 26,47 persen, Australia rnenurun18,69 persen, Singapura menurun11,07 persen, dan seterusnya.

Hal sama diikuti jumlah penumpang yang umumnya wisatawan mancanegara setelah menikmati liburannya di Pulau Dewata untuk kembali ke daerahnya masing-masing dengan tujuan Tiongkok meningkat 595,15 persen, Philipina 38,04 persen, Hongkong 33,69 persen, dan Jepang 8,70 persen.
Sebagai informasi tambahan banyaknya penerbangan domestik tujuan ke berbagai daerah di Indonesia selama bulan Februari 2018 tercatat 3.277 unit penerbangan.

Angka tersebut turun 11,10 persen dari bulan sebelumnya (Januari 2018) yang tercatat 3.686 unit. Demikian pula jumlah penumpangnya, menurun 10,63 persen dari 449,722 orang pada bulan Januari 2018 menjadi 401.929 orang pada Februari 2018.

Sementara jumlah bagasi dan angkutan barangnya menurun 19,25 persen dari 5.021 ribu ton pada Januari 2018 menjadi 3.924 ribu ton selama Februari 2018.

Jika disimak untuk lima tujuan utama penerbangan domestik, seluruh kota tujuan tercatat rnengalami penurunan, dengan penurunan tertinggi adalah tujuan Surabaya sebesar -22,22 persen.

Apabila dibandingkan dengan catatan bulan yang sama tahun sebelumnya, dari lima tujuan utama hanya tujuan Jakarta/Soekarno Hatta dan Lombok Praya yang mengalami penurunan yaitu masing-masing sebesar - 5,56 persen dan -11,27 persen.

Sementara Maret 2018, wisman yang ke Bali naik 8,9 persen atau 492.678 orang. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu terjadi peningkatan 15,79 persen. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi