Mendagri Tjahjo Sebut 805 Ribu Blangko e-KTP Rusak

Rabu, 30 Mei 2018 : 21.04
Mendagri Tjahjo Kumolo/dok
JAKARTA- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebutkan ada sekitar 805 ribu blangko e-KTP di seluruh Indonesia yang disimpan di gudang dalam kondisi rusak.

Hal itu disampaikannya usai mendatangi Gudang Aset Kemendagri di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tjahjo tiba di Gudang Aset Kemendagri sekitar pukul 16.30 WIB. Didampingi Dirjen Dukcapil Zudan Arif, Tjahjo langsung masuk ke dalam gudang disusul oleh puluhan awak media.

Di dalam gudang tersebut, Tjahjo sempat menerangkan beberapa isi gudang kepada awak media bahwa tidak semuanya berisikan blangko e-KTP yang rusak melainkan barang-barang lainnya.

"Di sini tidak semua barang e-KTP ya seperti yang viral-viral. Banyak barang lain juga di simpan di sini," kata Tjahjo dilansir suara.com  (30/5/2018).

Ia menjelaskan ada sekitar 805 ribu blangko e-KTP rusak se-Indonesia yang disimpan di dalam gudang. Pihaknya pun akan segera melakukan pemotongan e-KTP agar tidak disalahgunakan.

"Totalnya ada 805 ribu e-KTP rusak se-Indonesia dari tahun 2011. Mulai Senin kemarin, kita sudah lakukan pemotongan terhadap e-KTP rusak ini. Agar tidak disalahgunakan karena ini barang sensitif," ungkapnya.

Setelah masuk ke dalam gudang, Tjahjo melihat langsung proses pemotongan blangko e-KTP oleh petugas Dukcapil. Bahkan, dia mencoba memotong langsung e-KTP yang sudah rusak atau invalid.

Diberitakan sebelumnya, publik sempat dihebohkan dengan adanya ribuan e-KTP yang tercecer di ruas Jalan Raya Salabenda, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu 26 Mei 2018 lalu.

Ribuan e-KTP tersebut terjatuh dari sebuah truk engkel yang tengah melintas dari arah Kayumanis menuju Parung. Dari hasil penyelidikan, Polres Bogor memastikan bahwa tercecernya e-KTP tidak ada unsur pidana dan murni kelalaian dari ekspedisi.(rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi