Kodam Udayana Mantapkan Komunikasi Sosial Bersama Semua Elemen di Bali

Kamis, 10 Mei 2018 : 06.47
Kasdam IX/Udayana Brigjen Kasturi
DENPASAR- Sinergitas antara Kodam IX/Udayana dengan Pemerintah Daerah dalam mensukseskan program Pemerintah di daerah terus dimantapkan melalui kegiatan Komunikasi Sosial.

Komunikasi sosial (Komsos) antara Kodam IX/Udayana dengan pemerintah derah digelar Rabu (9/5) di Aula Makodam IX/Udayana.

Kepala Staf Kodam IX/Udayana, Brigjen TNI Kasuri, mewakili Pangdam Mayjen TNI Benny Susianto memimpin Komsos yang dihadiri para pejabat Kodam IX/Udayana, pemerintah daerah Provinsi Bali, Anggota DPR, Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi, Rektor, Para Kakanwil, Kepala Badan, wali kota, para bupati dan lainnya.

Tema diangkat “Melalui Komunikasi Sosial Dengan Aparat Pemerintah, Kita Tingkatkan Sinergitas dan Kerjasama Antara TNI AD Dengan Pemerintah Daerah Dalam Rangka Menyukseskan Program Pemerintah Republik Indonesia Di Daerah”.

Kasdam membacakan sambutan Pangdam Udayana, menyampaikan, dalam rangka mengoptimalkan keberhasilan pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Darat, khususnya di wilayah Bali Nusra, perlu membangun kebersamaan dan keterpaduan dengan seluruh komponen bangsa lainnya melalui Komunikasi Sosial.

"Kegiatan komunikasi Sosial ini sebagai salah satu metoda pembinaan teritorial untuk mewujudkan adanya kesamaan persepsi tentang pemberdayaan wilayah pertahanan di darat kepada seluruh komponen bangsa termasuk aparat pemerintah," ujar Panglima Benny.

Sasaran yang ingin dicapai dalam pelaksanaan komunikasi sosial ini antara lain, terjalinnya kerjasama yang semakin erat antara TNI AD dengan aparat pemerintah dalam mendukung kebijakan Pimpinan TNI AD di bidang Teritorial.

Tercapainya pemahaman Aparat Pemerintah tentang 4 Konsensus Dasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dalam menjaga kedaulatan NKRI, tercapainya pemahaman Aparat Pemerintah tentang Wawasan Kebangsaan guna menyukseskan program pemerintah.

Semua itu demi terwujudnya jalinan kerja-sama antara Aparat Pemerintah dengan TNI AD khususnya Kodam IX/Udayana dalam rangka mengatasi kesulitan rakyat serta mencegah segala kemungkinan ancaman.

Demikian juga mencegah, hambatan dan gangguan yang dapat menghambat pelaksanaan pembangunan nasional, karena itu dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan bangsa khususnya di Bali.

Pangdam mengajak Aparat Pemerintah dan masyarakat untuk senantiasa bersatu padu dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Demikian harap Pangdam dalam sambutannya.

Selanjutnya Kasdam IX/Udayana menyampaikan materi yang bertajuk, peneguhan jati diri bangsa dalam perspektif kewaspadaan nasional dapat mencegah disintegrasi bangsa.

Kasdam menyampaikan adanya pengaruh globalisasi maka perang yang tidak nyata berupa Proxy War sedang dihadapi oleh Bangsa Indonesia, ancaman Proxy War ini dapat melunturkan identitas dan jati diri bangsa yang nantinya akan mengakibatkan kehancuran bangsa dan negara ini.

"Dengan Proxy War bangsa dilemahkan dari dalam seperti maraknya peredaran narkoba belakangan ini sehingga oleh pemerintah Indonesia dinyatakan dalam kondisi darurat narkoba," tegasnya.

Para peserta memberikan masukan tentang kewaspadaan nasional harus ditingkatkan, dengan adanya kondisi bangsa yang dirongrong melalui penghancuran dari dalam. Disebutkan maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang dapat mengancam generasi muda penerus bangsa dan semakin meningkatnya korupsi tanpa adanya efek jera. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi