Kasal Lepas 250 Personel Satgas Latma Multilateral Rimpac 2018 ke Hawai

Rabu, 30 Mei 2018 : 17.13
Kasal TNI AL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji melepas Satgas Latma Multilateral RIMPAC 2018
SURABAYA- Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Laksamana Pertama TNI Edwin menghadiri upacara pelepasan Satgas Latma Multilateral Rim Of The Pacific (Rimpac) 2018 menuju Honolulu Hawaii, Amerika Serikat.

Sebagai Irup Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji Rabu (30/5/2018).

Pelepasan Satgas dipimpin komandan upacara Laksma TNI Agus Hariadi (Dansatgas/Danguskamla Koarmada III) di Dermaga Madura Koarmada II Ujung Surabaya.

Hadir Wakasal Laksdya TNI Taufiqoerrochman Aspam Kasal Laksda TNI Supriatno Irawan, S.E., Aslog Kasal Laksda TNI Mulyadi Pangkoarmada II Laksda TNI Didik Setyono dan para pejabat lainnya.

Dalam latihan bersama Multilateral Rimpac 2018 di Honolulu Hawaii, Amerika Serikat ini, TNI AL mengerahkan dua buah KRI yaitu KRI Raden Eddy Martadinata (REM) - 331 dan KRI Makassar (MKS) – 509, 8 Unit Landing Vehicle Tracked (LTV) – 7, 1 Unit Howitzer – 105,  Tim Penyelam TNI AL, Tim Satkopaska dan 250 Personel Marinir.

Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Rim of The Pacific merupakan latihan multilateral yang diselenggarakan dua tahun sekali di kawasan Pasifik," ujar Kasal Sukma.

Latihan dilaksanakan di Honolulu Hawaii Amerika Serikat ini, bertujuan meningkatkan kerjasama antara Angkatan Laut di kawasan Pasifik sekaligus sebagai sarana untuk meningkatkan eksistensi TNI Angkatan Laut dalam melaksanakan operasi dan latihan bersama dalam skala internasional.

"Selain itu untuk lebih meningkatkan kemampuan dalam maritim dan kerjasama maritim laut dan menjaga kebebasan bernavigasi di kawasan Pasifik," katanya menegaskan.

Karenanya, dinilai tepat TNI Angkatan Laut melaksanakan Latma multilateral Rim Of The Pasific dalam rangka meningkatkan profesionalisme kemampuan dan kerjasama militer dengan negara-negara sahabat.

Seperti kita ketahui bersama 2008 sampai dengan 2012 TNI Angkatan Laut telah berpartisipasi aktif dalam Rimpac selanjutnya patut kita syukuri bahwa sejak tahun 2014 TNI Angkatan Laut telah mengirimkan unsur-unsur kapal sebagai unsur wujud sebagai kepulauan terbesar di dunia Indonesia dalam memproyeksikan kemampuannya di Samudra Pasifik.

Rimpac 2018 akan dilaksanakan selama 93 hari dengan 2 KRI Martadinata dan KRI Makassar, 1 Heli Bell 2 Kompi Marinir dan satu Tim Kopaskha dalam kegiatan ini akan diselenggarakan latihan operasi tempur laut dengan skenario Operasi Amfibi.

"Untuk itu saya instruksikan seluruh personil Satgas agar memberikan karya terbaik melaksanakan Rimpac selama 93 hari dengan sebaik-baiknya," tegasnya.

Selain itu, seluruh personel dapat meningkatkan profesionalitas sejajar dengan angkatan laut negara-negara terbesar di dunia sebagai mana utk mewujudkan mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan pemerintah Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Usai melaksanakan upacara, selanjutnya Kasal dengan didampingi segenap tamu undangan melaksanakan inspeksi pasukan sebelum melepas keberangkatan KRI REM-331 dan KRI REM-331 diiringi Mars TNI AL. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi