Ikatan Alumni Unud Ajak Masyarakat Bali Waspada dan Lawan Terorisme

Selasa, 15 Mei 2018 : 07.09
Aksi teror bom Gereja Surabaya/dok
DENPASAR- Ikatan Alumni Universitas Udayana (IKAYANA) Pusat mengajak seluruh elemen masyarakat di Bali meningkatkan kewaspadaan dan bersatu padu melawan aksi terorisme dan radikalisme.

Ketua Umum IKAYANA Pusat Prof Dr Ketut Suastika bersama Sekretaris Prof I Made Supartha dalam rilis menyampaikan pernyataan sikapnya menanggapi terjadinya  serangan bom dan aksi teror yang terjadi di tempat ibadah Gereja di Surabaya pada hari Minggu, 13 Mei 2018 dan di Polrestabes Surabaya Senin, 14 Mei 2018.

"Kami mengutuk dan mengecam keras aksi teror yang dilakukan oleh orang dan kelompok orang yang tidak bertanggungjawab sebagai tindakan kriminal yang biadab dan keji, tidak berperikemanusiaan dan tidak sesuai dengan ajaran agama dan hukum negara, nilai-nilai kebangsaan dan toleransi bermasyarakat," tegas Suastika dalam rilis.

Selain itu, IKAYANA menyampaikan perasaan duka yang mendalam bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan disertai doa semoga arwah korban yang meninggal memperoleh tempat yang terbaik disisi Tuhan dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

Pihaknya mendoakan semoga hukum karma akan berjalan karena di mata Tuhan tidak ada prilaku yang bisa disembunyikan, tidak ada kebohongan yang bisa ditutupi dan tidak ada perbuatan yang tidak berbalas.

Memberikan apresiasi pada upaya aparat keamanan untuk menangkap para pelaku teror dan mengungkap jaringan para pelaku sekaligus mendukung secara penuh aparat keamanan untuk melindungi masyarakat dari aksi teror yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab dan tidak berakhlak.

"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat di Bali untuk bersatupadu meningkatkan kewaspadaan, melakukan pengawasan dan melawan terorisme," katanya menegaskan.

Mari tunjukkan bahwa kita bersatu,  tidak pernah takut dan akan melawan terhadap  perilaku keji dan biadab dari para teroris yang ingin mengganggu ketenangan dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Kelima IKAYANA mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu lawan kekerasan untuk damai Indonesia. (rhm)





Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi