Galungan, Bupati Giri Prasta Ajak Umat Sucikan Diri dan Berpijak Kebenaran

Rabu, 30 Mei 2018 : 00.00
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta (Kanan) dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa
BADUNG- Bupati Badung, Bali, I Nyoman Giri Prasta dan Wabup, I Ketut Suiasa, mengajak segenap masyarakat untuk untuk kembali mensucikan diri dan berpijak kepada kebenaran dalam memaknai perayaan Hari Suci Galungan dan Kuningan.

Datangnya Hari Raya Galungan dan Kuningan itu, juga  sebagai momentum untuk membangun kesadaran diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa.

"Kami berharap perayaan hari suci ini dimaknai sebagai penyucian lahir dan batin untuk kembali ke jalan `dharma` atau kebenaran," ujar Bupati Giri Prasta di Mangupura, Badung, Bali, Senin 28 Mei 2018.

Apabila semua umat Hindu di Badung dengan penuh kesadaran selalu berpijak pada ajaran-ajaran "dharma", maka "dharma" (kebaikan) pasti akan terus tegak.

"Ini merupakan hari kemenangan `dharma`, yakni memurnikan tubuh dan pikiran kita, sehingga dapat menjalankan `swadarma` yang lebih baik," ucapnya.

Karenanya, Bupati Giri dan Wabup Badung Suiasa mengajak segenap masyarakat khususnya warga Kabupaten Badung yang merayakan Galungan dapat melaksanakannya dengan sederhana, namun penuh akan makna.

"Yakni bagaimana kita semua mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Sang Pencipta. Itulah makna kemenangan," sambung Giri.

Pada kesempatan yang baik itu pula, Bupati Nyoman Giri Prasta dan Wabup Ketut Suiasa juga mengucapkan, selamat merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Badung.

Pihaknya juga mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada segenap jajarannya Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan Kabupaten Badung.

Perayaan hari besar keagamaan ini, pihaknya mengharapkan dapat menjadi cambuk untuk memacu diri dalam menjalankan `swadarma` sebagai pelayan publik

"Semoga Ida Sanghyang Widhi Wasa-Tuhan Hyang Maha Esa selalu membimbing kita, sehingga terus dapat berbakti kepada sesama, bangsa dan negara sesuai `swadharma` masing-masing," demikian Giri. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi