FKUB Tabanan Tolak Faham Radikalisme dan Terorisme

Senin, 14 Mei 2018 : 22.44
Pimpinan Perwakilan masing-masing agama yang tergabung dalam FKUB usai  pembacaan deklarasi berfoto bersama dengan Kapolres dan Dandim Tabanan
TABANAN - Difasilitasi Polres Tabanan dan didukung Kodim 1619/Tabanan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tabanan melakukan deklarasi bersama di Warung Be Jawa, Tabanan, Senin (14/5/2018) malam.

Deklarasi bersama FKUB yang dipimpin oleh Ketua Persatuan Hindu Bali Indonesia (PHBI) Kabupaten Tabanan I Wayan Tontra tersebut, dilakukan dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Tabanan. 

Deklarsi yang dihadiri masing-masing perwakilan pimpinan agama di Kabupaten Tabanan berisi enam poin pernyataan.

Isi deklarasi bersama FKUB Kabupaten Tabanan berbunyi, Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Tabanan kami Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tabanan dengan ini mendeklarasikan bahwa:

Satu, Menolak faham Radikalisme dan Terorisme di Kabupaten Tabanan khususnya, Bali dan Indonesia pada umumnya.

Dua, Mendukung langkah Polri dan Pemerintah Republik Indonesia dalam menanggulangi Terorisme, mempercayakan sepenuhnya kepada Polri dalam penanganan Terorisme.

Tiga, Bahwa kejadian serangan Terorisme tidak ada kaitannya dengan Agama mana pun, ini adalah oknum yang membajak Agama demi kepentingan sendiri.

Empat, Menyerukan kepada umat beragama khususnya di Kabupaten Tabanan untuk tetap memperkokoh kehidupan bertoleransi umat beragama dan tidak mudah terprovokasi oleh siapa pun dan dalam bentuk apa pun.

Lima, Mengecam dengan keras segala bentuk aksi Terorisme yang terjadi yang menimbulkan rasa mencekam serta menimbulkan korban jiwa dan material.

Enam, Mendukung tegaknya Negara Kesatuan Republik indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

"Demikian Deklarasi ini kami buat untuk dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh segenap warga bangsa khususnya segenap lapisan masyarakat Kabupaten Tabanan demi tegaknya Pancasila dan Negara Kesatuan Republik lndonesia," tutup Tontra yang diikuti pimpinan perwakilan agama lainnya.


Usai dibacakan bersama, piagam deklarasi bersama FKUB Kabupaten Tabanan  tersebut selanjutnya ditandatangani pimpinan perwakilan masing-masing agama, diketahui oleh Kapolres Tabanan dan Dandim 1619/Tabanan.  

Kapolres Tabanan AKBP I Made Sinar Subawa usai pembacaan deklarasi mengungkapkan Deklarasi Bersama FKUB Kabupaten Tabanan ini merupakan tindak lanjut dari Perintah Kapolri kepada Kapolda dan Kapolres seluruh Indonesia terkait peristiwa teror bom di Surabaya.

"Adanya Deklarasi Bersama FKUB ini diharapkan bisa membuat warga masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi sehingga kamtibmas di Kabupaten Tabanan tetap terjaga dan kondusif," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Hasan Abdullah yang menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan mempercayakan keamanan wilayah sepenuhnya kepada pemerintah dalam hal ini Polri dan TNI. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi