Dirjen Bimas Katolik Minta Umat Jadi Duta Perdamaian di Masyarakat

Senin, 14 Mei 2018 : 00.30
Teror bom di Gereja Surabaya/foto:courtesy tvne
JAKARTA- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik,  Eusabius Binsasi meminta umat Katolik bisa menjadi duta perdamaian di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikannya menanggapi aksi teror bom pada tiga gereja di Surabaya , Minggu (13/05).

Binsasi menyesalkan kejadian ini dan menyatakan berduka sedalam-dalamnya kepada korban ledakan baik yang meninggal, juga yang terluka. 

"Semoga korban meninggal diampuni dosa-dosanya dan mendapat keselamatan kekal atas jiwanya dan kepada korban yang terluka semoga segera pulih. Kepada keluarga korban, semoga tabah dan tetap teguh dalam iman," tuturnya dalam rilis.

Atas kejadian memilukan itu, Eusabius Binsasi mengimbau kepada seluruh umat Katolik di manapun berada,  untuk bisa tenang dan menahan diri agar tidak terprovokasi oleh kejadian yang sangat melukai hati umat ini;

Umat diminta tidak takut,  tetapi terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman terorisme dan membantu kerja aparat keamanan dengan melaporkan hal-hal yang mencurigakan di sekelilingnya;

Selain itu, umat diminta tetap menjaga persatuan,  merawat kebhinnekaan dan teguh mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

"Umat Katolok harus menjadi duta perdamaian di tengah-tengah masyarakat," tuturnya.

Pihaknya mendoakan keamanan bangsa dalam intensi-intensi pribadi dan lingkungan. Mendoakan korban,  baik yang meninggal maupun yang terluka;

Binsasi juga mengajak umat mendoakan dan mengampuni pelaku sebagaimana ajaran KASIH yang diajarkan Yesus Kristus.

"Semoga peristiwa ini tidak terjadi lagi. Kepada aparat keamanan kiranya dapat bekerja keras dan cepat mengungkap peristiwa ini serta menjamin keamanan masyarakat Indonesia dalam melakukan berbagai aktivitasnya," harapnya. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi