BI Bali Siapkan Rp6,04 Trilun Uang Kartal untuk Ramadan dan Lebaran

Jumat, 25 Mei 2018 : 10.51
ilustrasi/dok.
DENPASAR - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali telah menyiapkan Rp6,04 Trilun uang kartal untuk melayani kebutuhan alat pembayaran masyarakat selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri atau lebaran tahun ini.

Untuk itu, bersama kalangan perbankan, BI telah mempersiapkan kegiatan pemenuhan uang kartal kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

"Kegiatan pemenuhan uang pecahan kecil akan dilayani melalui kegiatan layanan kas keliling bersama perbankan yang memiliki kendaraan layanan," jelas Deputi Direktur Azka Subhan A dalam rilis Jumat (25/5/2018).

Bank-bak dimaksud adalah BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Permata, Maybank, Bank CIMB Niaga, BJB, BPD Bali dan Bank Muamalat.

Untuk layanan dibuka pada 28 Mei, 31 Mei dan 4 Juni2018 di Central Parkir Kuta dan 5 - 8 Juni 2018 di lapangan Puputan Badung (depan Museum Bali).

Selain melalui layanan kas keliling, layanan kas luar kantor juga dilakukan melalui layanan penukaran oleh 52 bank umum pada tanggal 28 Mei s.d. 8 Juni 2018.

"Layanan itu, baik melalui program card to cash, book to cash maupun penukaran," sambung Azka.

Adapun, jumlah loket perbankan yang tersedia sebanyak 197 titik lokasi tersebar diseluruh kabupaten/kota provinsi Bali.

Jumlah loket tersebut meningkat sebesar 6,59% jika dibandingkan dengan tahun 2017 sejumlah 184 loket. Untuk pemerataan penukaran kepada masyarakat, maksimal penukaran akan dibatasi sebesar Rp4,4 juta per orang.

Sementara jumlah pecahan untuk penukaran adalah pecahan Rp20.000,00 sebanyak Rp2.000.000,00, pecahan Rp10.000,00 sebanyak Rp1.000.000,00, pecahan Rp5.000,00 sebanyak Rp1.000.000,00 dan pecahan Rp2.000,00 sebanyak Rp400.000,00.

Kebutuhan tunai di masyarakat Provinsi Bali menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H diperkirakan mencapaiRp3,62 Triliun terdiri dari uang pecahan besar Rp3,48 Triliun dan Uang Pecahan Kecil sebesar Rp148 Miliar.

"Proyeksi ini meningkat sebesar 10,37 % dari tahun sebelumnya sebesar Rp3,28 Triliun," sebut Azka.

Menurutnya, kenaikan tersebut dipengaruhi beberapa faktor, antara lain rangkaian bulan Ramadhan dan hari libur Lebaran yang bertepatan dengan hari Raya Galungan dan Kuningan, pembayaran gaji dan THR bagi PNS/TNI/Polri dan jumlah hari libur yang lebih banyak (10hari) dibandingkan tahun 2017 (9 hari).

Disebutkan, KPwBI Provinsi Bali menyiapkan uang kartal sebanyak Rp6,04 Triliun, yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi