Warga 14 Desa di Abang Karangasem Siap Amankan Suara Koster Ace

Minggu, 15 April 2018 : 21.32
KARANGASEM- Calon Gubernur Bali Nomor Urut 1, Wayan Koster, menghadiri temu wicara dengan ratusan warga dari 14 desa di Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (15/4/2018).

Yang mengagumkan, 14 desa itu sepakat menyatakan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih Wayan Koster yang berpasangan dengan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) pada Pilgub Bali 27 Juni 2018.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karangasem sekaligus Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Karangasem I Gede Dana, menjelaskan, komitmen warga dari 14 desa itu disertai keyakinan untuk memenangkan Koster-Ace di Kecamatan Abang sebesar 80 persen.

"Jadi 14 desa ini komitmen Satu Jalur memenangkan Koster-Ace pada 27 Juni 2018. Hari ini tokoh dari 14 desa itu hadir di sini," jelas Dana, di sela-sela temu wicara yang berlangsung di Bale Banjar Buayang, itu.

Dana menambahkan, Koster merupakan sosok yang memiliki komitmen tinggi dalam membangun Bali. Sebagai anggota Komisi X DPR RI, Koster banyak memperjuangkan kepentingan Bali.

Di antaranya adalah bantuan 300 banjar seluruh Bali, bantuan rumah sakit, sekolah, beasiswa untuk siswa dan mahasiswa miskin, gong dan gamelan serta sejumlah hal lainnya.

"Salah satunya adalah wantilan yang kita gunakan saat ini, itu berkat bantuan Pak Wayan Koster. Waktu itu dana yang diperjuangkan Pak Wayan Koster senilai Rp400 juta," bebernya.

Wayan Koster sendiri membenarkan jika wantilan yang digunakan untuk deklarasi kebulatan tekad mendukungnya itu adalah buah karyanya sebagai anggota Komisi X DPR RI.

Menurut dia, pengadaan dan renovasi wantilan merupakan komitmennya sesuai dengan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali sebagai pijakannya membangun Bali jika terpilih kelak.

"Adat, agama, seni, tradisi dan budaya Bali adalah salah satu program saya," ujar Koster.

Ia kemudian memaparkan lima program prioritas yang akan dijalankannya dalam memimpin Bali kelak. Pertama, pangan, sandang dan papan. Kedua, kesehatan dan pendidikan. Ketiga, jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Keempat, adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Terakhir pariwisata. (*)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi