Wabup Suiasa Harapkan Warga Badung Tingkatkan Bakti dalam Beryadnya

Kamis, 05 April 2018 : 08.00
Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa (kiri) bertemu warga di Menesa Kampial, Kuta Selatan
BADUNG- Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa mengharapkan masyarakat atau umat bisa meningkatkan bakti dalam melaksanakan Yadnya seperti dilakukan warga Dadia Arya Kebon Tubuh, Banjar Menesa Kampial Rabu (4/4/2018) malam.

Hal itu menunjukan, warga semakin meningkat kesadarannya dan tanggungjawabnya kepada laluhurnya atau tuhan yang maha esa.  Sebagaimana tercermin bukan terkait yadnya kategori besar dilakukan, namun yadnya berjalan sesuai kepatutan dan selayaknya dilakukan berdasarkan dharma sastra agama.

“Jadi saat ini tidak lagi menggunakan dasar ‘mule keto’, akibat tidak tahu makna, asal muasal dan dasar upacara terkait. Semoga bhakti ini semakin meluas dan meningkat lagi hingga keseluruh Badung,” ucap Suiasa.

Ldewat pelaksanaan upacara, pihaknya berharap ikatan kekeluargaan arya kebon tubuh semakin erat dan bersatu. Sebab secara ‘niskala’ upacara tersebut sebagai wujud bhakti kepada tuhan yang maha esa, sedangkan dari segi ‘sekala’ itu adalah untuk memperkuat pasemetonan (tali persaudaraan). “Yang jauh menjadi mendekat, yang dekat semakn erat.

Dengan pelaksanaan yadnya, segala dendam dan benci harus dilupakan. Semoga pelaksanaan upacara ini maka ida sanghyang widhi wasa selalu melindungi kita semua, menganugrahkan rejeki dan keselamatan. Sehingga kiya bisa terus menjalankan sradha bhakti kepada beliau,”paparnya.

Diumpamakan  secara niskala, jika semua umat bersatu pakedek pakenyung, maka ida bhatara juga akan memberikan anugerahnya kepada umat. Tapi kalau pecah dan tercerai berai maka ida juga akan bingung dengan tingkah umatnya.

Sama seperti di niskala, maka secara sekala pihaknya tentu akan sukar jika masyarakat tercerai berai. Sebab akan ada unsur iri dan dengki, jika Pemkab memberikan perhatian kepada beberapa pihak. Daripada bingung dengan kondisi tersebut, maka pihaknya tentu memilih untu diam saja.

“Di Bali ini antara hubungan sekala dan niskala itu tidak bisa dipisahkan dan selalu terkait. Jangan lakukan sikap yang bisa membuat mubazir,”tegasnya.

Selama pasangan GiriAsa menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Badung, semua daya upaya telah dilakukan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Badung.

Tujuannya meringankan beban hidup masyarakat, sehingga uang yang seharusnya dikeluarkan untuk kebutuhan tertentu bisa dialokasikan untuk kegiatan lain dalam upaya meningkatkan kesejahteraan perekonomian keluarganya.

Adapun program tersebut dicontohkannya seperti gratis bersekolah dan pakaiannya, berobat gratis, bebas pajak tanah dan bangunan, santunan penunggu pasien, santunan kematian.

Walaupun belum semua sempurna, dalam artian kendati mungkin masih harus membayar, tapi itu jumlahya sedikit sekali.

"Kami harap masyarakat bisa menikmati fasikitas ini dan bersyukur dengan keadan saat ini. Sebab apa yang telah kita berikan ini juga membuat orang luar Badung tertarik untuk menjadi masyarakat Badung,”demikian Suiasa. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi