Tim Seleksi Mulai Jaring Calon Anggota Bawaslu Bali

Selasa, 24 April 2018 : 06.38
DENPASAR- Anggota tim seleksi Bawaslu Bali masa tugas 2018-2023 Dr. Jimmy Z. Usfunan akan segera melakukan penjaringan calon anggota baru Bawaslu.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI telah menetapkan lima nama anggota tim seleksi penambahan calon anggota Bawaslu Bali masa tugas 2018-2023.

Kelimanya adalah  I Wayan Juana Dosen Politeknik/Mantan Ketua Bawaslu Bali), Dr. Jimmy Z. Usfunan,  (Dosen Fakultas Hukum Unud), Said Salahudin (Pengamat politik, Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia), Dr. AA Ngurah Gede Sadiartha, (Dosen UNHI Denpasar), dan Mustika Anggarini(Aktivis perempuan).

“Kami mendapat mandat dari Bawaslu RI tanggal 20 April. Dari lima anggota Tim Seleksi, satu orang dari Jakarta, yakni Said Salahudin,” ungkap anggota Tim Seleksi Dr. Jimmy Z. Usfunan, SH.,MH di Denpasar, Senin (23/4/2018).

Jimmy mengatakan, Tim Seleksi bertugas mulai 21 April sampai 24 Juni 2018.

Seleksi dilakukan untuk menambah anggota Bawaslu Bali sebanyak dua orang.

Saat ini anggota Bawaslu Bali hanya berjumlah tiga orang. Sesuai Peraturan Perundang-undangan, jumlah anggota Bawaslu harus lima orang sesuai dengan jumlah penduduk Bali.

Ia mengatakan, dari hasil akhir seleksi nanti, pihaknya akan menyetor empat calon anggota Bawaslu Bali ke Bawaslu RI. Nantinya, Bawaslu RI yang menetapkan dua anggota Bawaslu Bali.

“Seleksi yang akan kami lakukan untuk menjaring empat nama, kemudian disetorkan ke Bawaslu RI. Nanti Bawaslu RI menetapkan dua anggota Bawaslu Bali,” jelas Jimmy.

Dosen Tata Negara Unud mengumumkan , pendaftaran rekrutmen calon anggota Bawaslu Bali mulai 25 April mendatang.

Jumlah pelamar minimal 16 orang. Pihaknya akan memperpanjang masa pendaftaran jika jumlah pelamar belum mencapai 16 orang.

Pelamar dinyatakan lolos syarat administrasi, akan mengikuti rangkaian tes, yakni tes tertulis yang digabung dengan tes psikologi, tes kesehatan. Tahap akhir seleksi adalah tes wawancara.

Pihaknya berkomitmen mengawal proses seleksi ini agar dengan baik. Untuk menjaga indepensi Tim Seleksi, kata dia, sekretariat Tim Seleksi akan dibuat terpisah dengan Sekretariat Bawaslu Bali.

“Agar proses rekrutmen benar-benar independen. Kami ingin mengasilkan calon anggota Bawaslu yang kredibel, berintegitas dan dipercaya masyarakat,” imbuhnya (*)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi