Rai Mantra Berkomitmen Perkuat Desa Pakraman, Banjar dan Subak

Jumat, 27 April 2018 : 18.28
BULELENG-  Calon Gubernur Bali Nomor Urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan agar seni dan budaya Bali terjaga dengan baik maka keberadaan organisasi sosial mulai Desa Pekraman, Banjar hingga Subak.

"Seni dan budaya Bali, harus senantiasa kita junjung tinggi. Aksara dan Bahasa Bali juga harus kita lestarikan," kata Rai Mantra, di hadapan ribuan massa dalam kampanye di Gedung Laksmi Graha Singaraja, Kabupaten Buleleng, Selasa (24/4/2018) lalu.

Khusus terkait seni, Rai Mantra mengatakan, khusus seni profan karena menyangkut kreativitas maka silahkan disesuaikan dengan perkembangan.

"Tetapi untuk seni yang sifatnya sakral, kita lindungi, kita perkuat," tegas Rai Mantra.

Masih terkait seni, Rai Mantra juga berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus kepada para seniman dan budayawan.

"Seniman harus kita hargai. Begitu juga budayawan. Kita harus lakukan perbaikan dalam pelayanan seniman dan budayawan," ucapnya.

Untuk budaya Bali, Rai Mantra berpandangan, sudah menjadi tanggung jawabnya bersama masyarakat Bali untuk mengawal dan menjaga budaya Bali.

Ia berkomitmen untuk melestarikan budaya Bali, sebab mempertahankan dan melestarikan budaya sangat penting artinya bagi masa depan Bali.

"Juga terkait budaya ini, kita perkuat dan lestarikan organisasi sosial yang ada, seperti Desa Pakraman, Banjar, dan Subak. Kami akan memberikan perhatian khusus terhadap organisasi sosial yang sudah diwariskan para leluhur kita ini," tegas Rai Mantra.

Untuk aksara dan bahasa Bali, Rai Mantra juga menegaskan keseriusannya dalam merawat dan melestarikan bahasa Bali. Ia bahkan merancang sehari dalam seminggu nantinya, diwajibkan untuk menggunakan bahasa Bali.

"Anak - anak kita sudah banyak yang tidak bisa berbahasa Bali dengan baik dan benar. Ini tidak boleh dibiarkan. Di Denpasar, kami sudah buat kebijakan setiap hari Rabu menggunakan bahasa Bali. Apabila sidang berlangsung hari Rabu, maka otomatis menggunakan bahasa Bali. Nanti hal ini juga kita akan lakukan di seluruh Bali," kata Rai Mantra.

Selain seni, budaya, aksara dan bahasa Bali, Rai Mantra mengaku jika dirinya juga akan fokus pada upaya menyejahterakan masyarakat Bali.

Itu sebabnya, dirinya bersama Calon Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) mengusung Visi "Nawacandra", bulan (program-program) yang menerangi kegelapan (keterbelakangan pembangunan) di sembilan kabupaten dan kota di seluruh Bali.

Salah satu "bulan" yang ditawarkan Mantra-Kerta adalah dengan menggenjot ekonomi kerakyatan, bukan meninabobokan masyarakat dengan bantuan yang memang sudah menjadi hak masyarakat mendapatkannya.

"Kita akan perkuat ekonomi kerakyatan. Kita bangun pusat kreatif, perkuat ekonomi kreatif dan ekonomi digital, permudah akses usaha dan modal bagi masyarakat, perkuat LPD dan koperasi, dan kita dorong anak - anak muda sebanyak - banyaknya menjadi wirausahawan dengan berbekal kreativitas dan teknologi yang mereka kuasai," tutupnya. (*)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi