Putrinya Hilang Misterius, Sebuah Keluarga di Buleleng Kebingungan

Jumat, 27 April 2018 : 22.00
Orang tua yang melaporkan kehilangan anak putrinya ke Mapolsek Kota Singaraja 
BULELENG- Putu Yesi Astari Putri (20) warga Desa Tukad Mungga Buleleng, Bali dikabarkan meninggalkan rumah sejak Rabu (25/4/2018) siang hingga kini tidak jelas keberadaannya sehinga membuat orang tua kebingungan mencari.

Kedua orang tua angkat Yesi,  Ketut Kertiasa(49) dan Ketut Kertiasih (46) dibuat bingung sehingga mendatangi Mapolsek Singaraja pada (27/4) sekitar pukul 22.30.

Keduanya melaporkan kehilangan Yesi Astari merupakan anak almarhum Komang Astawa kakak kandung dari Ketut Kertiasa yang menikah dengan Kadek Nonik warga asal Denpasar.

Diketahui, Kadek Nonik perempuan asal kota Denpasar telah meninggalkan kedua anaknya semasih umur balita. Karena kakak sudah tiada dan ibunya cerai mati, keduanya ditinggalkan sang ibu kandung yang mencari suami baru.

Kertiasa bersama istrinya kemudian merawat kedua anak tersebut hingga menginjak dewasa.

Yesi menginjak dewasa serta mampu bekerja di salah satu SPA di kawasan Lovina Desa Kalibukbuk,

Perempuan yang memiliki sifat pendiam, Lugu bahkan setiap menghadapi masalah jarang berkomonikasi dengan keluarga dirumah ternmasuk dengan temen di  pekerjan jarang diajak untuk berkomonikasi.

Saat meninggalkan rumah. Yesi sedang menikmati libur, namun libur tersebut dijadikan kesempatan oleh Yesi untuk pergi meninggalkan rumah.

Dia keluar rumah kedua orang tuanya tersebut sedang sibuk diluar mengurus perlengkapan sewa alat dekorasi, namun ketika itu salah seorang tetangganya melihat Yesi berjalan tergesa gesa dengan mengendol sebuah tas kecil warna coklat, tetapi tetangganya tersebut mengira Yesi bekerja.

Penuturan ayah angkat, Kertiasa kebingunan mencari dan menunggu anaknya tersebut yang tidak kunjung pulang hingga kasus ini dilaporkan ke Mapolsek Kota Singaraja.

Padahal dirumah tidak ada masalah anak, kok meninggalkan rumah. Sempet dihubungi melalui telephone katanya ada di Jawa. Saat adik laki-laki menghubungi melalui acount fecebooknya katanya sudah di Belanda, terus tidak aktif hpnya.

Sang Ibu, sempat menelphone, Yesi minta maaf sambil menangis. Pada pesan singkat di hendphone adiknya , sepertinya bukan Yesi yang nulis karena tidak biasanya tulisan Yesi seperti itu, setelah itu semua diblokir dan sampai sekarang tidak bisa dihubungi.

Penjelasan Kertiasa dan istri, Yesi sebelumnya diiming-iming pekerjaan baru oleh seorang tak dikenal yang datang menyamperinya ke SPA Bonita Lovina dimana tempat Yesi Astari bekerja.

Dugaan kedua setelah sasarana dari orang tak dikenal tersebut tercapai orang itu memanfaatkan libur Yesi untuk dilarikan,

” Anak saya pasti kena hipnotis, bulan lalu ada orang laki yang datang kerumah menanyakan rumah Yesi, kemudian dari Reza adiknya Yesi orang tersebut disuruh mampir malah pergi begitu saja” jelas pasutri Kertiasa dan Kertiasih Jumat ( 27/4/2018).

Dari pengejaran signyal hendphone yang sempat dipakai Yesi menghubungi keluarga di Desa Tukad Mungga, keberadaan sinyal terdeteksi ada di luar Kabupaten Buleleng.

Hal ini membuat keluarga Yesi semakin bingung pasalnya Yesi merupakan anak yang polos , lugu bahkan sangat jarang untuk bepergian kemana-mana iapun setiap kerja selalu diminta antar jemput.

Melalui media cetak dan eletronik, keluarga sangat berharap kembali pulang jika ada yang mengetahui keberadaan Putu Yesi Astari Putri segera melaporkan kepada kepihak berwenang atau membawanya ke kantor polisi terdekat. (gde)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi