Polling Sejumlah Media di Bali, Koster Ace Unggul

Minggu, 29 April 2018 : 14.50
DENPASAR- Hasil polling empat lembaga media di antaranya www.balipuspanews.com, www.bertabalisatu.com, www.posbali.id dan www.opinionstage.com menempatkan pasangan nomor urut 1 Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati mengungguli pasangan nomor urut 2 IB Rai D Mantra dan Ketut Sudikerta.

Hasil itu, terlihat usai digelar debat kandidat perdana digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Goodway Nusa Dua, mengambil tema masalah perekonomian, pariwisata dan pertanian.

Sebelum debat digelar, mereka menggelar polling pasca-debat. Polling itu menjaring suara masyarakat Bali pasca-debat kandidat siapa yang akan dipilihnya.

Hasilnya, Koster Ace unggul pada polling yang diselenggarakan empat lembaga media itu dengan perolehan suara 70 persen.

Sementara Mantra-Kerta memperoleh 30 persen suara. Polling pasca-debat digelar www.bertabalisatu.com, Koster-Ace unggul dengan suara 80 persen. Sementara Mantra-Kerta meraih 20 persen suara.

Menilik hasil polling pasca-debat di www. posbali.id Koste Ace meraih suara 77 persen, sementara rivalnya 23 persen.

Sedangkan polling Opinionstage.com Koster Ace unggul dengan memperoleh suara 77 persen berbanding 23 persen untuk lawan.

Hasil itu sejalan target Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati yang menarget kemenangan minimal 70 persen pada Pilgub Bali yang digelar 27 Juni 2018

Saat tampil debat, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Sce) tampil lugas dan menawarkan ide konkrit persoalan yang dihadapi Bali.

Dalam hal pertanian, Koster-Ace memilik beberapa terobosan untuk memberikan nilai tambah bagi petani. Ia telah merancang program sinergi pertanian dan sektor pariwisata.

Dengan begitu, hasil pertanian dapat diserap industri jasa terbesar di Bali itu. Caranya, Koster akan membuat aturan yang mewajibkan industri jasa menggunakan buah-buahan dan hasil pertanian Bali.

Tak hanya itu, ia juga akan membantu permodalan bagi petani, segala kebutuhan petani mulai dari pupuk dan lainnya akan dibantu penuh pemerintah.

Permodalan melalui lembaga unit ekonomi desa dan koperasi akan digencarkan. Di bawah kepemimpinan Koster kelak, industri olahan dan pasar juga akan disiapkan.

“Akan juga dibuatkan aturan agar petani minimal mendapat keuntungan 20-30 persen dari biaya produksinya,” kata Koster Sabtu malam 28 April 2018.

Unggulnya Koster Ace pada penguasaan konten dan materi diyakini membawa dampak positif pada perolehan kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP pada Pilkada serentak 27 Juni 2018. (*)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi