Maknai Momentum Pemilu 2019, NasDem Kembali Gelorakan Restorasi Indonesia

Selasa, 17 April 2018 : 20.02
Ketua DPW Partai NasDem Bali IB Oka Gunastawa saat membuka lanunching "Kapsul Waktu"
DENPASAR - Momentum setahun menjelang Pemilu 2019 dimanfaatkan oleh DPW Partai NasDem Bali untuk kembali menggelorakan gerakan restorasi atau perubahan menuju Indonesia lebih baik.

Ketua DPW Partai NasDem Ida Bagus Oka Gunastawa menyatakan hal itu saat membuka peluncuran "Kapsul Waktu" di Sekretariat DPW NasDem Bali Jalan Tukad Batanghari Denpasar,  Selasa (17/4/2018).

Dalam acara yang dihadiri puluhan  pengurus,  kader dan simpatisan NasDem itu,  Gunastawa menegaskan memasuki tahun politik ini,  beban tanggung jawab moral diemban seluruh kader dan pengurus partai besutan Surya Paloh.

"Kami terus selalu bersemangat tak lelah mengajak semua komponen masyarakat untuk bersama sama mewujudkan cita-cita NasDem dalam gerakan restorasi Indonesia,  tegas Gunastawa saat memberikan sambutan.

Gunastawa menambahkan,  dalam peluncuran "Kapsul waktu" dikemas  simple tapi punya nilai filosofis dan penting. Ini momentum penting.

"Hari ini persis 365 hari menjelang pencoblosan Pileg dan Pilpres 2019. Maka dari itu kami mengambil inisiatif menetapkan hari sebagai menghitung mundur," tutur caleg DPR RI ini.

Pihaknya melakukan ini sebagai dari bagian untuk mempersiapkan kemenangan NasDem di Pileg 2019. Pasalnya, dikhawatirkan waktu yang masih setahun ini justru malah akan membuat jajaran kader NasDem Bali terlena.

Ia memberi alasan harus menghitung mundur. Karana dalam setahun tidak banyak yang dapat dikerjakan kalau sejak awal tidak direncanakan.

"Kami yakin kalau kami tidak ingatkan ini kawan-kawan kader akan menganggap hari masih panjang. Kami ingin kawan-kawan melakukan konsolidasi mempersiapkan ini," sambungnya.

Dengan begitu,  maka pada saatnya nanti 17 April 2019  NasDem ingin melihat kemenangan.

Untuk itu, pihaknya meluncurkan kapsul waktu harapan tersebut. Kapsul berdiameter 20 cm dan panjang 60 cm berbahan paralon tebal ini menurut Gunastawa berisi dari doa dan harapan-harapan dari para pengurus, kader, terutama yang akan berlaga di Pileg 2019.

"Gunanya menyimpan doa dan harapan kader, pengurus, terutama para caleg yang akan bertarung di 2019,"  imbuhnya.

Menariknya,  Gunastawa memberikan syarat khusus mereka yang menulis harapan dengan huruf latin. Hal ini lanjutnya bertujuan karena agar semakin meningkatkan daya ingat dan pengaruh terhadap jiwa semangat kader.

"Mereka harus menulis dalam format huruf latin jalan. Karena berbeda tingkat daya ingat dan daya pengaruh terhadap jiwa seseorang," paparnya.

Bahkan, usai menulis itu nantinya pihaknya akan memerintahkan para kader untuk meraih tujuan yang dituliskan tersebut. Salah satunya dengan mengirimkan pesan ke nomor pribadi masing-masing kader terkait waktu jelang pencoblosan.

"Saya akan penetrasi dan saya perintahkan mereka untuk mengejar target itu. Mulai besok tim IT kita akan kirimkan ke nomor kader untuk mengingatkan waktu yang semakin berkurang, besok pagi sudah 364, 363, dan seterusnya," tegasnya.  (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi