Jaring Kaum Muda Kreatif, Rai Mantra Rancang Festival Enterpreneurship

Kamis, 05 April 2018 : 18.31
DENPASAR-  Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra tengah merancang program festival kewirausahaan atau Festival Enterpreneurship guna menjaring anak-anak muda kreatif yang ingin mengembangkan diri menjadi pengusaha muda.

Sejak menjadi Wali Kota Denpasar, Rai Mantra dikenal dekat dengan anak muda. Terutama mereka yang memiliki jiwa kewirausahaan atau enterpreneurship.

Dia menaruh perhatian serius bagi anak muda yang ingin mengembangkan diri jadi pengusaha muda.
Salah satunya dengan program festival kewirausahaan atau Festival Enterpreneurship.

Dalam festitival ini anak muda dengan gagasan cemerlang mempresentasikan gagasan bisnis di hadapan panelis dan publik.

Presentasi ini bertujuan menyeleksi anak muda dengan gagasan terbaik. Kemudian dikirim ke Rumah Perubahan milik Rhenald Khasali.

“Anak muda itu perlu ruang mengekspresikan gagasan bisnis mereka, festival enterpreneurship adalah wadah yang disiapkan pemerintah untuk orang muda memperkenalkan gagasan bisnis sekaligus mendapat pendampingan,” kata Rai Mantra, Kamis (5/4/2018).

Program ini terbukti berhasil mencetak pengusaha muda yang berhasil membangun bisnis dari ide sendiri.

Menurut Rai Mantra Festival, terobosan serupa perlu ditularkan lebih luas di Bali. Dia meyakini di seluruh pelosok Bali tersebar ide-ide segar dari anak muda. Hanya saja belum mendapatkan ruang ekspresi.

Karena itu Festival Enterpreneurship akan jadi salah satu program Rai Mantra bersama Ketut Sudikerta (Mantra - Kerta) jika dipercaya memimpin Bali.

Festival ini nantinya akan menjaring sebanyak mungkin anak muda. Festival ini sendiri melalui beberapa tahapan. Dimulai dengan seleksi di hadapan panelis. Dalam seleksi ini peserta memaparkan gagasan usaha mereka.

Kemudian akan disaring untuk mendapatkan 10 peserta terbaik. Jika sudah masuk 10 besar gagasan akan dipresentasikan kepada publik. Mereka yang masuk 10 besar ini kemudian mengikuti pendidikan khusus kewirausahaan lanjutan yang dibiayai pemerintah.

Rai Mantra menambahkan, jika dalam setahun masing – masing kabupaten/kota menghasilkan 10 pengusaha muda, maka seluruh Bali setidaknya menghasilkan 90 pengusaha baru. Wirausaha inilah yang turut membantu pemerintah membuka lapangan kerja baru.

“Anak muda kita adalah agen pembangunan, bayangkan kalau mereka membangun bisnis sendiri dan membuka lapangan kerja, banyak masalah yang akan terjawab di dalamnya,” ujar Rai Mantra.

Festival enterpreneurship ini memberikan sejumlah manfaat jangka panjang. Antara lain tidak mengulangi kegagalan para pendahulu, menghasilkan wirausahawan muda yang kompeten, kreatif dan berintegritas serta mampu bersaing secara global.

“Perlu ditanamkan ke anak muda kerja keras saja tidak cukup, dengan pendidikan enterpreneurship anak muda selain jadi pekerja keras tapi juga produktif. Tentu saja berbasis ide original mereka,” imbuhnya. (*)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi