Jalan Sehat Nasional di Bali, KAHMI Tegaskan Kembali Komitmen Kebangsaan

Senin, 16 April 2018 : 09.23
Presdium Majelis Nasional KAHMI Herman Khaeron (dua dari kanan) mendampingi Akbar Tanjung saat JSN di Bali
DENPASAR - Keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) kembali mempertegas komitmen kebangsaan menjaga keutuhan NKRI lewat berbagai kegiatan seperti Jalan Sehat Nasional (JSN) yang digelar KAHMI Majelis Wilayah dan Majelis Daerah se- Bali.

Dalam JSN itu, dihadiri ribuan alumni HMI se-Indonesia dan luar negeri di Lapangan Timur Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (15/4/2018).

Dari pantauan terlihat beberapa tokoh nasional diantaranya Ketua Majelis Dewan Pembina KAHMI, Akbar Tandjung, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Prof. Siti Zuhro, Presidium MN KAHMI yang juga politikus Demokrat, E. Herman Khaeron, Presidium MN KAHMI yang juga Politikus Golkar Ahmad Doli Kurnia, Presidium MN KAHMI yang juga Waketum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, Presidium MN KAHMI yang juga Anggota BPK RI, Harry Azhar Azis, dan Mantan Menteri Agraria RI, Ferry Mursyidan Baldan.

Selain itu, beberapa tokoh Bali juga hadir seperti, Anggota DPD RI yang juga Waketum DPP Hanura, Gede Pasek Suardika, Anggota DPR RI Dapil Bali, Gede Sumarjaya Linggih, Anggota DPR RI Dapil Bali, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra,  Ketua KPU Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, dan Ketua KPU Denpasar, Gede John Darmawan.

Di sela JSN, Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI Herman Khaeron mengungkapkan, JSN ini diharapkan akan menjadi pemacu semangat kepada seluruh warga KAHMI agar terus mengeluarkan gagasan dan ide untuk membangun bangsa Indonesia yang lebih baik.

Apalagi KAHMI sendiri merupakan salah satu dari organisasi intelektual terbesar di Indonesia.

"Ini menjadi pemacu semangat untuk membangun dan terus mengeluarkan gagasan dan ide untuk Indonesia yang lebih baik, menjadi KAHMI yang kontributif untuk bangsa," papar Ketua Komisi I DPR RI ini.

kegiatan JSN yang dilakukan merupakan bagian dari konsolidasi politik KAHMI menghadapi Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019. Kang Hero sapaan akrabnya memilih menjawab diplomatis, ia mengaku tidak melihat adanya hal tersebut.

"Saya tidak melihat itu ya," imbuh Ketua Komisi VII DPR RI ini.

Kata dia, ajang ini menjadi salah satu ajang untuk menyatukan warga kami yang memiliki pluralitas dalam sisi politik dan kepartaian untuk membangun bangsa.

"Justru positifnya ialah KAHMI kan plural dari sisi politik dan warna partai juga sama. Dengan kegiatan-kegiatan ini dapat menyatukan dalam Esprit de corps ke HMI-an," papar Wakil Komandan KOGASMA DPP Demokrat ini.

Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu bagian untuk membantu recovery atau pemulihan pariwisata di Bali yang sempat terpuruk akibat adanya erupsi Gunung Agung.

Adanya acara ini, diharapkan akan membangun kepercayaan publik baik domestik maupun internasional bahwa Bali aman untuk dikunjungi.

"Saya kira ini menjadi efek positif bagi pariwisata Bali ya yang sempat terpuruk akibat erupsi Gunung Agung beberapa waktu lalu, walau erupsi saat ini sudah menurun. Ini membangun kepercayaan publik baik domestik maupun internasional percaya bahwa Bali tetap aman, apalagi ini mau IMF kan," tegasnya.

Sementara itu, selain jalan sehat. KAHMI juga melakukan deklarasi untuk mendukung adanya Pilkada damai di Bali, dan menentang segala bentuk berita hoax, menentang hate speech (ujaran kebencian).

Deklarasi dibacakan seluruh peserta JSN KAHMI. Selain itu dilakukan acara lelang lukisan yang hasilnya akan digunakan untuk membangun Rumah Insan Cita Bali (RICB) atau sekretariat permanen HMI di Denpasar dari acara tersebut terkumpul dana sejumlah Rp. 99 juta.

Koordinator Presidium MW KAHMI Bali, Harry Sumarno mengatakan bahwa ajang tersebut merupakan ajang silaturahmi keluarga besar hijau-hitam yang ada di Indonesia. Bahkan menurutnya, peserta jalan sehat ini tembus hingga 10 ribu orang lebih.

"Alhamdulillah ini menjadi ajang silaturahmi keluarga hijau-hitam terbesar di Indonesia. Ini tembus sampai 10 ribu lebih," katanya usai acara.

Ia juga mengatakan bahwa melalui JSN ini diharapkan semakin memperkuat ajang silaturahmi antar umat yang ada di pulau yang berjuluk seribu pura ini. KAHMI dan HMI sebagai salah satu organisasi tertua menjadi instrumen penting dalam mendukung terciptanya kehidupan bermasyarakat yang aman dan damai.

“Dengan begitu kita ingin mempertegas bahwa Bali sebagai rumah Toleransi, kemajemukan serta rumah bagi semuanya. Kita ingin ini didengar oleh semua orang termasuk dunia,” paparnya.


Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi